Laskar Ulama-Santri & Resolusi Jihad; Garda Depan Menegakkan Indonesia (1945-1949) Cetak E-mail
(1 vote)
 
Mengkaji Ulang Sejarah Kemerdekaan Indonesia  

Laskar Ulama-Santri & Resolusi Jihad; Garda Depan Menegakkan Indonesia (1945-1949)Semakin bertambah usia, Indonesia semakin sering diterpa berbagai masalah. Seolah-olah negara ini sudah sangat akrab dengan permasalahan yang tak kunjung selesai. Konflik dan pertikaian antar kelompok atau mazhab, hingga kasus korupsi yang semakin tinggi dan menjerat pejabat dari berbagai lembaga atau institusi.

Mungkin, sudah saatnya kita kembali menengok ke belakang. Mencermati ulang sejarah bagaimana negara Indonesia dibentuk setelah sekian lama dijajah oleh kolonial. Dengan begitu, kita bisa menyadari bahwa tidak mudah menyatukan Indonesia yang begitu luas dan terdiri dari ribuan pulau.

Kehadiran buku Laskar Ulama-Santri & Resolusi Jihad karya Zainul Milal Bizawie menjadi oasis yang akan mengobati keingintahuan publik tentang kiprah para ulama-santri yang selama ini turut andil dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan.

Buku ini mencoba memaparkan suatu plot cerita kiprah ulama-santri yang secara tidak disadari mengungkap rangkaian fakta-fakta yang telah membangun suatu episteme yang indah. Kerangka teoritis yang menjadi pendekatan dalam kajian ini mencoba merekonstruksi sejarah dan meninggalkan meta narasi yang selama ini dijadikan sejarah resmi negara.

Dalam buku 420 halaman ini penulis ingin menunjukkan bahwa sejarah seharusnya mengkaji dengan jernih adanya kepentingan politik yang terdapat dalam relasi kuasa (power relation), atau yang dikenal dengan politik pengetahuan (politic of knowledge). Dengan kata lain, perlunya kesadaran akan kesalingberkelindannya antara penulisan sejarah dengan kekuasaan.

Lebih lanjut Zainul menjelaskan, memisahkan sejarah Indonesia dari episteme bangsa Indonesia adalah suatu kesalahan fatal dalam mewujudkan suatu bangsa yang bermartabat dan berdaulat. Karena, Indonesia tidak hanya dibangun dengan senjata ataupun kekuatan ideologi penguasa. Melainkan juga dibangun dengan doa, keikhlasan dan keluhuran budi seluruh bangsa Indonesia.

Jika sejarah hanya dibangun oleh kehebatan tentara dan menempatkannya sebagai penjaga satu-satunya negara, niscaya akan dengan mudah pudar dan digerogoti oleh rendahnya mentalitas bangsa. Mentalitas yang korup, penyalahgunaan kekuasaan, hancurnya moralitas anak bangsa dan berbagai penyakit sosial telah lama menghambat terbentuknya bangsa Indonesia yang bermartabat dan berdaulat seperti cita-cita diproklamirkannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (hlm. xvi).

Secara umum buku yang seyogianya dipersiapkan penulis untuk suatu disertasi ini berupaya mengacu pada tiga batasan yaitu temporal, spasial dan tematis. Batasan temporal yang sering disebut periodisasi merupakan batasan waktu. Titik awal periodisasi dalam penelitian ini adalah dikeluarkannya Resolusi Jihad, yaitu pada 22 Oktober 1945 berikut konteks sebelumnya, reaksi-reaksi dan dampak yang muncul dengan adanya resolusi jihad tersebut.

Menurut penulis, fase ini cukup penting dan menarik untuk terus dilakukan penelitian, terutama terkait keberhasilan para ulama di berbagai daerah di Jawa dalam memobilisasi santri dan masyarakat untuk berperang membela kemerdekaan RI di saat kondisi negara dan otoritas pemerintahan pusat belum mampu mengendalikan bangsanya dan memobilisasi rakyatnya untuk melaksanakan kebijakan negara.

Batasan spasial atau geografi dalam buku pertama Trilogi Sejarah Resolusi Jihad  ini difokuskan di pulau Jawa, meskipun disinggung beberapa wilayah di luar Jawa. Pertimbangannya adalah bahwa Jawa merupakan basis kekuatan utama dari dampak Resolusi Jihad khususnya terhadap kekuatan ulama-santri yang paling dominan di seluruh wilayah RI selama masa perang kemerdekaan.

Sementara, secara tematis, buku ini dibatasi dengan penelusuran arti penting ikatan primordial dalam masyarakat Jawa khususnya hubungan ulama dan santri serta pengaruhnya terhadap masyarakat sekitarnya yang terekam dalam jejak langkah laskar Hizbullah (hlm. 9).

Sebagaimana harapan penulis dalam pengantarnya, penulis tidak mengajak para sejarawan, pelaku politik dan masyarakat harus mengikuti jalan pikiran buku ini. Namun, kita harus memberikan perhatian yang jauh lebih besar bahwa dalam penulisan sejarah selalu ada proses relasi kuasa yang turut bermain, baik sebagai pihak yang mendominasi konstruks pengetahuan maupun sebagai ruang sasaran kritis dari suara yang lain.

Dari buku ini pembaca bisa banyak belajar bagaimana memahami sejarah perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan, sekaligus dapat memperkaya khazanah kebangsaan. Memacu daya kritis dan rasionalitas kita sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. (*)

(Untung Wahyudi)

 

Judul

: Laskar Ulama-Santri & Resolusi Jihad; Garda Depan Menegakkan Indonesia (1945-1949)

Penulis

: Zainul Milal Bizawie

Penerbit 

: Pustaka Compass

Tahun

: 2014

Genre 

: Sejarah Nasional

Tebal

: 420 Halaman

ISBN

: 978-6021-467-32-9

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SEJARAH NASIONAL

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25225530

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit