Kenangan Inspiratif Orde Lama dan Orde Baru Cetak E-mail
(13 votes)

Memetik Hikmah Perjalanan Sejarah Masa Lalu

Kenangan Inspiratif Orde Lama dan Orde BaruBanyak hikmah yang dapat dipetik dari perjalanan sejarah pada masa pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru, sebagai dua rezim dengan masa kepemimpinan paling lama. Orde Lama (Soekarno) berkuasa sejak Proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945 sampai 11 maret 1966. Orde Baru (Soeharto) berkuasa dari 11 Maret 1966 sampai 21 Mei 1988.

Di balik kekurangan masing-masing dari kedua orde tersebut, ternyata banyak tersimpan kenangan inspiratif yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran penting bagi rakyat Indonesia. Soekarno dulu pernah berpesan agar jangan sekali-kali kita melupakan sejarah yang positif dari era sebelumnya.

Soekarno sebagai pemimpin Orde Lama adalah orang yang terdidik pada zaman penjajahan, memiliki latar belakang rakyat sipil, serta merupakan aktivis perjuangan yang meniti karier menjadi presiden dari bawah. Sementara Soeharto, sebagai pemimpin Orde Baru, adalah seorang jenderal yang meniti karier secara militer dan menjalankan kebijakan politik secara militer pula (halaman 12).

Meskipun begtu, kedua pemerintahan tersebut memiliki perbedaan. Orde Lama memiliki spirit yang jelas, yakni kemandirian bagsa. Hal ini terumuskan dalam Trisakti Revolusi Indonesia, yakni; berdaulat dalam politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional dalam bidang kebudayaan. Semangat kemandirian itulah yang menjadi semangat Orde Lama (halaman 13).

Dalam bidang ekonomi, era Orde Lama (Orla) memang tak secemerlang Orde Baru (Orba) dalam bidang pembangunan, tetapi hal itu dapat dipahami karena pada zaman Orla tidak ada pemerintahan sebelumnya yang bisa dijadikan sebagai referensi kecuali Belanda dan Jepang. Terlepas dari berbagai kekurangannya, Orla merupakan lintasan sejarah yang tak mungkin dihapus, ditambah atau dikurangi (halaman 16-17).

Di antara momen aau kenangan inspiratif dari masa Orla adalah momen Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Momen tersebut akan selalu dikenang dan tak dilupakan. Sebab, kemerdekaan tak ubahnya sebagai hari kelahiran seorang manusia. tentu sangat tidak mungkin seseorang ingin melupakan hari kelahiran yang penuh sejarah itu (halaman 28).

Kenangan lain Orla adalah dibangunnya Monumen Nasional (Monas) yang hingga detik ini masih berdiri tegak dan menjadi sebuah pemandangan yang memikat. Sosok yang berdiri paling depan, bertanggung jawab dan mengawal pembangunan Monas adalah Ir. Soekarno. Bangunan setinggi 433 kaki atau 132 meter ini mulai dibangun atas perintah Soekarno sejak 1959. Pada tanggal 17 Agustus 1961, dilakukanlah peletakan batu pertama oleh Soekarno, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Ri ke-16 (halaman 39). Selain Monas, kenangan inspiratif lainnya dari zamannya Orla adalah didirikannya Masjid Istiqlal dan Stadion Kebanggaan negeri ini, Gelora Bung Karno atau disingkat GBK (halaman 50-69).

Sama seperti Orde Lama, Orde Baru pada mulanya adalah sebuah terminologi untk menandai pergantian kekuasaan atau rezim. Selama Orde Baru berlangsung, ekonomi Indonesia berkembang pesat meski hal ini diiringi praktik korupsi yang kian merajalela. Selain itu terdapat kesenjangan yang kian melebar antara rakyat kaya dan miskin (halaman 71). Di antara dosa terbesar pada masa Orde Baru adalah praktik korupsi dan nepotisme-nya yang membuat Soeharto dan kroninya menjadi segelintir elite yang sangat kaya, bahkan tercatat sebagai presiden terkaya di negeri ini (halaman 76).

Di balik segala kekurangannya, banyak kenangan inspiratif yang pernah ditorehkan oleh pemimpin di masa Orde Baru. Swasembada beras merupakan prestasi yang pernah ditorehkan di masa Orde Baru. Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas dengan potensi besar di bidang pertanian benar-benar dapat dioptimalkan oleh pemerintah, tepatnya 15 tahun sejak Pelita pertama dicetuskan tahun 1969. Swasembada beras tersebut tercapai dalam masa Pelita III yang tergolong sukses dibandingkan dua Pelita sebelumnya (halaman 80-81).

Masih ada beberapa kenangan inspiratif di masa pemerintahan Orde Baru yang dapat Anda baca langsung di buku ini. Bab terakhir buku akan mengulas pemikiran serta ajaran kedua pemimpin Orde Lama dan Orde Baru tersebut. Selamat membaca. (Sam Edy Yuswanto).

*** 

Judul

: Kenangan Inspiratif Orde Lama dan Orde Baru

Penulis

: M. Sanusi

Penerbit 

: Saufa

Tahun

: 2014

Genre 

: Sosial & Politik

Tebal

: 186 Halaman

ISBN

: 978-6022-554-33-2

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Frozen Food Sehat Alami
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25447862

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit