Bangkrut di Padang Mahsyar Cetak E-mail
(1 vote)

Orang-orang yang Merugi di Padang Mahsyar

Bangkrut di Padang Mahsyar

Setelah melewati dunia, alam barzah, maka seluruh mahkluk yang telah dibangkitkan kembali akan melewati masa-masa dikumpulkan dalam sebuah lapangan yang sangat luas, yaitu Padang Mahsyar. Nasib manusia di akhirat ditentukan oleh amal ibadahnya ketika hidup di dunia. Ada yang masuk surga, ada pula yang dilempar ke neraka.

Di tempat ini Allah Swt. akan membuka pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan semua makhluk selama hidup di dunia, yang baik maupun yang buruk. Semua tak akan luput dan tak akan bisa menghindar ataupun berkelit sebagaimana peradilan di dunia. Sebab, seluruh anggota tubuh akan bersaksi terhadap perbuatan tuannya.

Gambaran peristiwa di Padang Mahsyar begitu mengerikan dan mencekam. Manusia akan digiring di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian, dan belum di khitan. Setelah itu, mereka di beri pakaian oleh Allah Swt. dan manusia pertama yang diberikan pakaian adalah Nabi Ibrahim As. (hal. 23).

Bagi manusia, yang selama di dunia selalu beribadah kepada Allah Swt. dan berbuat baik kepada sesama manusia, maka tak akan tampak ke kwatiran di wajah mereka. Sebaliknya, orang-orang yang selalu ingkar pada Allah Swt dan sering berbuat jahat menyakiti orang lain maka akan tampat ketakutan dan kecemasan. Lalu, siapa sajakah orang yang akan merugi di Padang Mahsyar?

Buku ini akan mengulas ragam perbuatan orang-orang yang akan bangkrut di akhirat kelak. Dengan pemaparan yang jelas, ringan, mudah, dan disertai dalil-dalil Al Quran dan Hadits yang sahih sehingga sangat mudah untuk kita pahami.

Rugi yang dijelaskan dalam buku ini adalah ketika amal perbuatan baiknya akan diberikan kepada manusia lain yang telah mereka sakiti di dunia, dan dosa-dosa orang yang telah disakiti itu diberikan kepadanya jika amal baiknya sudah habis.

Memakan harta milik orang lain adalah salah satu perbuatan yang mengakibatkan kita akan merugi di Padang Mahsyar (hal. 118). Korupsi misalnya, yang telah mengakar kuat di negeri ini. Hampir setiap hari kita di suguhkan berita-berita tentang kasus korupsi yang membelit para pejabat negeri ini. Di dunia mungkin mereka bisa membeli peradilan dengan uang yang mereka miliki. Tetapi, di akhirat mereka akan menjadi orang-orang yang bangkrut. Karena telah merampas hak milik rakyatnya dengan cara yang dzalim. Pencuri, perampok, dan penjambret juga termasuk dalam golongan ini.

Perbuatan lainnya adalah menghina atau mencela orang lain. Mulut yang merupakan anggota tubuh manusia yang biasa digunakan untuk berbicara dan melakukan komunikasi sering meninggalkan bekas-bekas dosa kepada orang lain. (hal. 92). Ketika menghina atau mencela orang lain kita sering menganggapnya goyunan atau candaan sebagaimana acara-acara komedi saat ini, namun justru itu meninggalkan sakit hati. Sehingga di Padang Mahsyar nanti orang-orang seperti ini akan merugi dan bangkrut.

Memfitnah, menganiaya, bergunjing, memukul, menuduh orang baik berzina, mengadu domba orang lain juga merupakan perbuatan-perbuatan yang juga bisa menyebabkan pelakunya akan merugi di akhirat.

Lewat buku ini, kita akan bisa mengambil pelajaran, bahwa untuk dapat  bahagia di akhirat nanti manusia tidak cukup hanya beribadah kepada Allah Swt. saja tetapi juga harus dibarengi dengan perbuatan-perbuatan baik kepada sesama mahkluk, terlebih sesama manusia.

Buku ini bagus untuk kita simak sebagai cambuk hati dan kesadaran keimanan manusia untuk tidak main-main dalam memperlakukan orang lain. Sebab, meskipun kita menjadi alim dan shalih, namun jika kita rajin menyakiti orang lain, maka kita akan terancam menjadi orang yang merugi di Padang Mahsyar nanti. (Muhammad Saleh)

 

Judul

: Bangkrut di Padang Mahsyar

Penulis

: H. Muhammad Yusuf bin Abdurrahman

Penerbit 

: DIVA Press

Tahun

: 2013

Genre 

: Islam

Tebal

: 174 Halaman

ISBN

: 978-6022-553-57-1

 


Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
ISLAM

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28985694

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit