Made of Stars; Kisah yang Terukir di Langit Cetak E-mail
(1 vote)

Sepenggal Kisah Gadis Penderita AIDS

Made of Stars; Kisah yang Terukir di LangitMenjalani hidup sebagai penderita HIV-AIDS bukanlah hal yang mudah. Stigma masyarakat terhadap penyakit yang konon belum ditemukan obatnya itu telanjur buruk. Sehingga, mereka dengan mudah menjustifikasi bahwa mereka yang menderita penyakit mematikan itu adalah orang yang “kotor” dan pernah terjun ke dunia sex bebas atau narkoba. Padahal, tidak semua penderita HIV itu karena hal-hal di atas.

Seperti yang dialami Aubrey Voerman, tokoh utama dalam novel Made of Stars karya Hana Krisviana. Sejak kecil, gadis sembilan belas tahun itu ditakdirkan menderita penyakit HIV. Penyakit yang ditularkan ibunya itu telah membuat hidupnya terbentur dinding keputusasaan. Dia menjadi pribadi yang tertutup dan lebih banyak murung. Keceriaan dalam hidupnya nyaris hilang karena penyakit yang tak diinginkannya itu dengan begitu kuat menguasai tubuhnya.

Bree, panggilan akrab gadis itu, lahir dari seorang ibu dan tanpa kehadiran seorang ayah. Lelaki yang menghamili ibunya kabur ketika tahu bahwa wanita itu hamil. Dari seorang laki-laki yang seharusnya dipanggilnya ayah itulah penyakit itu bersumber.

Semenjak divonis menderita HIV positif, ibu Bree merasa putus asa dan mengakhiri hidupnya dengan menelan obat tidur dan alkohol sehingga menyebabkan overdosis. Kematian ibunya yang begitu cepat itu meninggalkan pertanyaan tak terjawab di benak Bree perihal identitas ayahnya. Kini, dia tidak akan pernah tahu, mengingat orangtuanya tidak pernah menikah dan ibunya tidak pernah sekali pun menyinggung identitas sang ayah, baik kepada Bree maupun kepada orangtuanya sendiri (halaman 2).

Setelah ibunya meninggal, Bree pindah ke Roma untuk tinggal bersama kekeknya. Keluarganya di Jakarta tidak ada yang sudi menampungnya. Lagi pula, kakeknya adalah orang yang paling berkecukupan secara finansial di keluarga mereka. Sebagai pensiunan duta besar yang beralih profesi menjadi chef di eks negara dinasnya, penghasilan kakeknya yang tinggal seorang diri lebih dari cukup untuk menghidupi mereka berdua.

Di tengah rasa putus asa yang mengimpitnya, Bree berusaha untuk tetap ceria. Di sekolah dia terlibat dalam beberapa kegiatan, termasuk teater. Bersama Zaccaria Moratte, teman sekelasnya, dia akan tampil dalam sebuah pertunjukan teater yang akan memerankan tokoh Romeo dan Juliet. Bree benar-benar bahagia, meskipun dia sendiri belum yakin bisa tampil dengan baik. Tapi, Zaccaria berusaha meyakinkan hati Bree, bahwa Bree pasti bisa maksimal dalam pertunjukan nanti (halaman 62).

Tapi, belakangan Bree melihat Zach—panggilan akrab Zaccaria Moratte—mulai sibuk sendiri. Karena, selain aktif di dunia seni Zach juga aktif di olahraga. Jadi, seringkali Zach tidak punya waktu untuk sekadar berjalan dengan Bree.

Hingga pada suatu hari, Bree bertemu dengan Milo, saudara tiri Zach. Milo yang selama ini dikenal berandal dan berantakan, pasca kecelakaan yang nyaris merenggut nyawanya tiba-tiba berubah menjadi sosok yang baik dan perhatian. Bree suka dengan sifat Milo yang sangat jauh dari perkiraan orang-orang, termasuk Zach.

Selama ini Bree berusaha merahasiakan penyakitnya. Tak seorang pun tahu kecuali kakeknya bahwa dia mengidap penyakit mematikan itu. Kakeknya merasa bahwa Bree adalah gadis yang kuat. Jika tidak, mungkin sejak dulu cucunya itu berusaha mengakhiri hidupnya, seperti yang dilakukan ibu Bree. Tapi, Bree berusaha tegar, dan kakeknya tak pernah lupa untuk mengingatkan cucunya minum obat yang selama ini wajib dikonsumsinya demi pertahanan tubuhnya.

Namun, sebuah insiden di tempat latihan membuat rahasia yang selama ini disimpan Bree terbongkar. Eliza Doolittle, gadis saingan Bree yang selama ini mengincar peran Juliet dalam pertunjukan drama itu menemukan alat suntik dan obat-obatan yang tercecer dari dalam tas milik Bree.  Eliza melaporkan apa yang ditemukannya kepada pelatih teater. Eliza curiga, selama ini Bree menggunakan narkoba.

Bree pun dipanggil ke ruangan pelatih. Dia diinterogasi berbagai hal berkaitan dengan benda yang ditemukan Eliza. Bree tak bisa menyembunyikan rahasia itu lagi. Dia pun mengakui bahwa selama ini dia bergantung pada obat itu karena jika tidak pertahanan tubuhnya akan ambruk.

Novel Made of Stars karya Hana Krisviana ini bisa dibilang novel remaja yang “beda”. Selain diksinya yang baik serta gaya berceritanya yang rapi—jauh dari gaya novel Teenlit kebanyakan—novel ini juga menampilkan kisah dari “dunia lain”: dunia malaikat. Dunia yang jauh dari akal pikiran manusia. Namun begitu, novel ini tetap enak dinikmati karena tidak mengesampingkan logika. Dalam novel ini pembaca juga akan bertemu dengan tokoh Anael, malaikat pelindung yang telah melindungi Bree sejak kecil. Juga, Azrael, malaikat pencabut nyawa yang “berkeliaran” di rumah sakit ketika Bree terbaring lemah karena penyakitnya yang semakin parah.

Dari novel 270 halaman ini pembaca bisa belajar banyak hal bagaimana memandang positif sebuah penyakit yang diderita orang lain. Karena, bagaimanapun manusia tidak akan ada yang mau jika ditawari sebuah penyakit. Tapi, siapa yang bisa menolak takdir yang telah digariskan oleh Sang Maha Kuasa? Manusia hanya makhluk lemah yang bisa patuh dengan segala ketentuan-Nya. Akan tetapi, tetap berusaha berjuang untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya. (*)

(Untung Wahyudi)

 

Judul

: Made of Stars; Kisah yang Terukir di Langit

Penulis

: Hana Krisviana

Penerbit 

: GagasMedia

Tahun

: 2013

Genre 

: Novel Fiksi

Tebal

: 270 Halaman

ISBN

: 978-979-780-684-2

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL FIKSI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29274179

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit