Meet The Sennas Cetak E-mail
(2 votes)

Perjuangan Menjelang Ujian Nasional

Meet The SennasSebagai syarat kelulusan siswa kelas dua belas, Ujian Nasional (UN) seringkali menjadi momok menakutkan bagi sebagian siswa. Mereka dihantui berbagai ketakutan karena ketidaklulusan adalah “aib” yang kehadirannya takpernah mereka harapkan. Untuk itu, berbagai persiapan dilakukan sebelum pelaksanaan UN. Dari bimbingan khusus (Bimsus) di berbagai lembaga, Bimsus di sekolah sendiri, hingga mendatangkan guru privat ke rumah masing-masing siswa.

Daza Senna, tokoh sentral dalam novel Meet the Sennas menjadi salah satu siswa yang dalam ulangan harian sering mendapatkan nilai yang jelek. Daza sering merasa bahwa ayahnya salah memasukkannya ke sekolah yang menjadi gudangnya anak pintar itu. Bahkan, dia menyesal telah masuk program IPA ketika pemrograman di kelas sebelas dulu.

Berbagai usaha telah dilakukan Daza. Tetapi, tetap saja nilai Matematika dalam beberapa kali ulangan sering hancur. Pak Mulyono, guru Matematika di kelas Daza sering “melirik” tidak enak kepada Daza karena terlalu seringnya dia mendapatkan nilai di bawah rata-rata (halaman 23).

Di luar pengetahuan Daza, ternyata ayahnya rajin meminta laporan nilai ulangan harian dari sekolah. Maka, ketika ayah Daza tahu bahwa nilai Matematika Daza sering jeblok, beliau menyiapkan guru privat untuk membimbing anaknya yang sudah sangat “keterlaluan” itu. Ayah Daza tidak mau kalau Daza sampai tidak lulus UN yang sudah di depan mata.

Selama ini, Daza memang merasa kehidupannya seolah-olah serba diatur, sehingga membuatnya tidak fokus pada pelajaran. Keluarganya tidak pernah memberinya kebebasan untuk bergaul. Maka, takheran, jika sampai usia 17 tahun, Daza masih jomblo. Tak ada satu cowok pun yang berani mendekatinya, karena itu sudah menjadi “warning” keluarga, bahwa Daza tidak boleh pacaran sebelum lulus SMA. Ketika Daza berusaha berontak dan membela diri, alasan ayahnya hanya satu; demi kebaikan Daza. Termasuk ketika tanpa pemberitahuan, ayahnya mendatangkan guru privat yang ternyata adalah teman sekelas Dennis, kakak Daza (halaman 85).

Logan, nama guru privat Daza yang menurutnya sangat ganteng itu. Namun sayang, Logan selalu bersikap dingin dan serius, terutama jika sudah ada di ruang belajar Daza. Daza tidak bisa mengelak ketika Logan membentak dan bersikap galak jika Daza tidak berkonsentrasi saat menerima les. Daza sering berpikir, “Ganteng-ganteng, kok, galak?”. Padahal, Logan akan bertambah keren jika mau sedikit saja tersenyum di depan Daza. Bukan selalu menampakkan wajah angker yang membuat Daza mati kutu, bahkan untuk sekadar menatap wajah ganteng cowok misterius itu. Padahal, jujur, diam-diam Daza mengagumi guru privatnya itu.

Jam privat Daza benar-benar padat. Dari Senin sampai Sabtu, tiap jam lima sore, Logan akan rutin datang ke rumahnya untuk mengajarinya Matematika. Berbagai rumus dan soal sering Logan bawa untuk diberikan kepada Daza. Namun, Daza tidak berkonsentrasi selama Logan bersiap cuek dan serius seperti itu. Daza ingin sekali les privat-nya segera selesai.

Tetapi, lama-lama Daza akhirnya terbiasa dengan cara Logan membimbing. Karena, ternyata rumus-rumus Matematika itu tak serumit yang dia kira. Daza tak ambil pusing dengan sikap Logan. Mau bersikap manis, lembut atau kasar, yang Daza harapkan hanya ingin lulus UN dengan nilai yang bagus. Rasanya tidak lucu jika Daza sampai tidak lulus. Ayahnya mungkin tidak akan pernah menyekolahkan dia lagi karena tidak sanggup menanggung malu (halaman 222).

Daza kadang berpikir, bagaimana mungkin Logan mau mengajar setiap hari. Bukankah dia mahasiswa yang juga punya banyak kesibukan? Apakah karena bayaran yang diberikan ayahnya sangat menggiurkan? Bagi ayah Daza, membayar guru les bukanlah masalah besar. Keluarga besar Sennas adalah salah satu pemilik perusahaan ternama. Segala kebutuhan keluarga Daza sudah terjamin. Bahkan, saudara-saudara Daza bersekolah di sekolah-sekolah favorit yang sulit dijangkau bagi orang yang ekonominya menengah ke bawah.

Tetapi, ternyata Daza salah sangka. Selepas pengumuman kelulusan UN, akhirnya dia tahu bahwa Logan tak sepeser pun mau menerima bayaran dari mengajar les itu. Logan mengajar dengan ikhlas karena merasa punya utang budi pada keluarga Daza yang telah menolong ibunya di saat kecelakaan. Meskipun ibu Logan hilang ingatan, tetapi Logan tetap bersyukur ada yang menolong ibunya dari kecelakaan maut. Daza akhirnya juga tahu bahwa sikap ketus dan galak yang ditampakkan Logan di saat membimbingnya itu atas permintaan ayahnya. Tujuannya agar Daza tidak main-main dengan les yang diajarkan Logan. Daza jadi merasa serbasalah dan menyesal karena selama ini telah ikut-ikutan kasar terhadap Logan (halaman 342).

Novel 364 halaman karya Orizuka ini bisa dibilang beda dengan novel-novel remaja kebanyakan. Seperti novelnya After School Club, dalam Meet the Sennas Orizuka juga memasukkan tema pendidikan di dalamnya. Kisah-kisah yang ditulisnya tidak hanya menampilkan romantisme kehidupan dunia remaja, tetapi banyak hal positif yang bisa diambil sebagai pelajaran berharga. (*)

(Untung Wahyudi)

 

 

Judul

: Meet The Sennas

Penulis

: Orizuka

Penerbit 

: Noura Book Publishing

Tahun

: 2014

Genre 

: Novel Remaja

Tebal

: 364 Halaman

ISBN

: 978-6027-816-66-4

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL REMAJA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25229949

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit