Soekarno’s Wife Cetak E-mail
(3 votes)

Perempuan-Perempuan Dalam Hidup Soekarno

Soekarno’s Wife“Your President is a real gentleman,” begitu kira-kira ungkapan artis dunia, Marilyn Monroe, dalam menilai Soekarno. Kiranya tak berlebih, Bapak Proklamator ini memang memiliki karisma dan daya tarik yang bukan main. Kewibawaannya memang akan membuat setiap hati wanita “meleleh” dihadapanya. Terlebih, ia selalu berbuat hal-hal yang dianggap setiap wanita sebagai suatu yang romantik dan menyentuh hati.

Sebagai seorang presiden, sebagai bentuk penghargaan pada kaum hawa, ia tak segan untuk mengambilkan minum dengan tangannya untuk tamu wanitanya. Ia selalu memegang tangan ketika sang wanita akan keluar dari mobil. Dia pun selalu berbuat sopan, hangat, dan selalu mengumbar pujian.

Meskipun Bung Karno sadar menjadi lelaki pujaan, ia tak memanfaatkan secara membabi buta. Bung Karno  justru “meneropong” sendiri wanita yang sesuai tipenya, kemudian berlanjut dengan pendekatam khas Bung Karno yang romantis. Terkait ini, mantan ajudan Soekarno, Bambang Widjanarko, menceritakan bahwa sang proklamator memang jagoan soal wanita, karismanya ditambah intelektualitas yang tinggi, membuat wanita bertekuk lutut dihadapanya. (hal. 17)

Sejarah mencatat, Bung Karno telah memperistri 9 wanita. Perempun pertama yang dipersunting oleh Soekarno adalah Siti Oetari, seorang anak dari pahlawan nasional pimpinan Sarekat Islam yang sekaligus guru Soekarno, Hadji Oemar Said Tjokroaminoto. Sayang pernikahan mereka tak berlangsung lama. Oentari yang masih terlalu muda saat itu lebih menikmati masa remajanya. Sedang Soekarno masih harus akan pengetahuan, sehingga memutuskan berhijrah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikanya. (hal. 25)

Dan, di kota kembang itulah Soekarno bertemu dengan Inggit Ganarsih, istri dari Sanusi, sang tuan rumah tempat Soekarrno tinggal. Rupanya pada pandangan pertama, Soekarno terpikat pada wanita matang tersebut. Setelah bercerai dari suaminya, beliau pun mempersunting Inggit. Pada waktu itu, Soekarno berusia 22 tahun sedang Inggit sudah berusia 36 tahun (hal.30)

Selama menikah dengan Soekarno, Inggit harus siap menjadi pembimbing, pendorong, pengayom seorang student yang sedang berkelakar pikirannya untuk mencapai kemenangan studi dan politik. (hal. 32)

Peran istri ke-2 ini memiliki peran penting bagi kehidupan dan perjuangan Soekarno yang  tidak bisa dikesampingkan. Apalagi ketika suaminya terjun digelanggang politik melalui Partai Nasional Indonesia. Inggit bukan saja sibuk membantunya di lapangan partai, namun juga ikut andil membesarkan partai tersebut. Inggit bagi Bung Karno laksana “tongkat” yang menyangga jiwanya. Berkali-kali terjatuh, berkali-kali Inggit memapahnya. (hal. 35-37)

Bukan itu saja, saat dipenjara, atas bantuan dan kecerdikan Inggitlah akhirnya Bung Karno dapat mengunjungi perpustakaan dan dapat memperoleh buku-buku yang butuhkannya. Dari buku-buku tersebut lahirlah tulisan yang melegenda yang kemudian terkenal dengan Indonesia Menggugat. (hal. 48)

Namun karena Inggit tidak bisa memberikan keturunan, Soekarno akhirnya memutuskan mempersunting Fatmawati. Istri ke-3 ini memiliki arti penting bagi Soekarno. Ibu negara pertama ini dinikahi Soekarno pada bulan Juni 1943 bukan saja menghangatkan malam-malam Bung Karno. Salah satu jasa besar beliau sebagai istri maupun selaku ibu negara adalah menjahit bendera pusaka Indonesia.  (hal. 62)

Selain mereka bertiga, masih ada enam wanita yang sempat diperistri oleh Soekarno, seperti Hartati, dan Ratna Sari Dewi. Kesembilan istri tersebut, dengan kemampuannya masing-masing, memiliki peran penting dalam kehidupan dan kebesaran sang proklamator RI. Bagaimanapun, dibalik setiap kesuksesan seorang lelaki atau suami selalu ada peran kunci dari seorang istri. (Moh. Romadlon)

 

Judul

: Soekarno’s Wife

Penulis

: Rachmat Darsono

Penerbit 

: Buku Biru

Tahun

: 2014

Genre 

: Biografi

Tebal

: Halaman

ISBN

: 978-6022-554-35-6

 

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
BIOGRAFI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25215275

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit