Inspirasi Mengajar ala Harvard University Cetak E-mail
(2 votes)

Refleksi dari Perguruan Tinggi Terbaik Dunia

Inspirasi Mengajar ala Harvard University

Seni mengajar sangat dibutuhkan tenaga pendidik untuk menentukan keberhasilan pembelajaran. Hasil pembelajaran ditentukan oleh seni mengajar yang memiliki prinsip bahwa peserta didik harus dapat menikmati materi, sehingga suasana kelas menjadi lebih menyenangkan. Dengan demikian, mereka lebih termotivasi mengikuti materi dan terhindar dari kebosanan.

Buku ini membahas beberapa seni mengajar di Harvard University yang dapat dijadikan sumber inspirasi mengajar oleh para guru atau dosen negeri ini. Seluruh gaya mengajar di universitas ternama tersebut berpangkal pada prinsip harus menyenangkan dan membebaskan peserta didik untuk mengembangkan sekaligus mengasah kemampuan intelektualnya. Kelebihan serta kekurangan dalam setiap seni mengajar juga diulas dalam buku ini, sehingga ke depannya hasil pembelajaran dapat lebih terevaluasi.

Diskusi adalah salah satu seni mengajar yang telah diterapkan di Harvard University. Metode diskusi membuka cakrawala berpikir melalui kreativitas mahasiswa dalam berdebat dan menuangkan pikiran dengan baik (halaman 8). Diskusi sebagai media belajar adalah sebuah proses pelibatan 2 orang atau lebih, yang melakukan interaksi saling tukar pikiran dalam sebuah permasalahan hingga akhirnya terjadi sebuah kesepakatan atau solusi (halaman 41).

Diskusi adalah cara efektif untuk mengukur pengetahuan, keterampilan serta kreativitas peserta didik dalam menerima materi. Ketajaman analisis dan kepandaian menggunakan konsep akan terlihat saat diskusi berlangsung. Metode diskusi sangat efektif untuk mengembangkan proses berpikir peserta didik, memupuk mental dan mengembangkan sikap diri (halaman 43). Pembelajaran diskusi juga memberikan informasi baru untuk kemudian diterapkan di kehidupan nyata (halaman 46).

Menurut Albert Camus, metode diskusi membuat siswa aktif menerjemahkan wacana yang dilemparkan dosen atau siswa lainnya. Oleh sebab itu, guru harus mampu memberikan inovasi dalam proses belajar mengajar. Jangan sampai suasana kelas tegang dan tidak menimbulkan nuansa akademis. Beberapa model diskusi yang bisa diterapkan antara lain; Diskusi Kelompok Besar (Whole Group Discussion), Diskusi Kelompok Kecil (Buzz Group Discussion), Diskusi Panel, dll. Masing-masing model diskusi ini dijelaskan secara komprehensif pada bab ini.

Diskusi Kelompok Besar dilakukan dengan memandang kelas sebagai satu kelompok, di mana guru (atau bisa juga menugaskan siswa yang dipandang cakap) yang menjadi pemimpin diskusi. Pemimpin diskusi berperan memprakarsai terjadinya diskusi, seperti mengajukan permasalahan dan mengklarifikasinya, sehingga siswa terdorong untuk mengajukan pendapat (halaman 48-50).

Seni mengajar berikutnya; Pembelajaran Kontekstual. Ini merupakan sebuah strategi mengajar yang melibatkan siswa secara penuh selama proses pembelajaran. Metode ini mengajarkan sebuah sistem yang mendorong siswa untuk membangun keterkaitan, independensi serta relasi-relasi penuh makna antara apa yang dipelajari dan realitas lapangan, lingkungam personal, sosial dan kultural yang ada. Dasar pembelajaran kontekstual ini telah dikembangkan John Dewey sejak 1916 (halaman 61-62).

Pembelajaran kontekstual memiliki landasan filosofis konstruktivisme, di mana proses belajar mengajar tak hanya menitikberatkan proses hafalan, tapi juga membangun pengetahuan dan keterampilan baru melalui fakta atau proposisi yang dialami dalam kehidupan nyata (halaman 64-65). Prinsip konstruktivisme adalah bekerja sama dengan orang lain. Ini lebih efektif ketimbang belajar sendiri, karena ada dialektika dan transfer keilmuan yang dinamis antarsiswa (halaman 66).

Pembelajaran Berbasis Penelitian adalah seni mengajar berikutnya. Harvard University telah menerapkan metode ini. Di sana, mahasiswa didorong mengembangkan pengetahuan yang diperoleh ketika berada di luar lapangan. Mahasiswa dan dosen melakukan penelitian guna menopang dan memperkaya keilmuan yang diperoleh selama kuliah.

Kondisi ini tentu berbeda dengan sistem pendidikan negeri ini yang menekankan peserta didik dapat lebih unggul dari masyarakat, terutama di bidang keilmuan. Sedikit sekali lembaga pendidikan yang menganjurkan siswanya mengembangkan kreativitas, keterampilan dan ketekunan di dunia nyata. Salah satu bukti yang dijadikan tolak ukur adalah dorongan guru pada siswa untuk mendapatkan nilai baik sehingga mudah bersaing di dunia kerja.

Dorongan semacam ini menyebabkan mereka berlomba-lomba cepat lulus, mendapat pekerjaan, berpenghasilan tetap dan hidup mapan. Model pendidikan semacam inilah yang kelak mencetak peserta didik menjadi karyawan. Padahal seharusnya tujuan pendidikan selain memeroleh wawasan keilmuan juga mencetak siswa agar memiliki kreativitas dan keterampilan mumpuni sebagai bekal kehidupan. (Sam Edy Yuswanto, Kebumen)

 

Judul

: Inspirasi Mengajar ala Harvard University

Penulis

: Juma de Putra

Penerbit 

: DIVA Press

Tahun

: 2013

Genre 

: Pendidikan

Tebal

: 178 Halaman

ISBN

: 978-6027-968-14-1

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
PENDIDIKAN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27945272

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit