Mahogany Hills Cetak E-mail
(0 votes)

Mahogany HillsMahogany Hills, rumah berlantai dua dengan dinding kayu bercat putih itu terletak di pelosok Sukabumi yang sejuk dan indah. Rumah yang dikelilingi bukit itu ditempati pasangan Jagad Arya dan Paras Ayunda.

Rumah yang seharusnya membuat betah penghuninya itu ternyata tak membuat Paras nyaman. Bukan karena jauh dari akses mana pun, lebih karena sikap Arya yang tak bersahabat. Arya dan Paras menikah bukan karena cinta. Baik Jagad maupun Paras punya rahasia masing-masing.

Sejak kepindahan mereka ke Mahogany Hills, dua hari setelah pernikahan, Jagad sama sekali tak menganggap keberadaan Paras. Tinggal satu rumah, namun minim komunikasi. Ini membuat Paras jengah dan kesepian. Tak hanya itu, kebutuhan batin Paras pun tak dipenuhi Jagad.

Cara Jagad memperlakukan Paras sejatinya merupakan sebuah perlawanan atas perjodohannya dengan Paras oleh orang tuanya. Jagad tak habis pikir, harapan Paras hingga mau dinikahkan dengannya. Jagad menganggap perjodohan merupakan tindakan tolol di abad modern ini. Namun apa daya, ia tak kuasa menolak. Semakin keras dia menolak, ibunya marah dan anfal sampai harus dibawa ke UGD, (hal 87).

Berbagai pikiran buruk tentang Paras hinggap di kepala Jagad. Awalnya, Jagad mengira Paras hamil di luar nikah hingga mau dijodohkan dengannya, namun ternyata salah. Setelah beberapa saat Jagad bersama Paras, ia tahu tak ada tanda-tanda Paras hamil. Juga alasan lain pun terbantahkan, (hal 39).

Paras berusaha selalu sabar dan tegar. Bagaimanapun juga, Jagad sudah dipilih dari 10 pria yang disodorkan orang tuanya. Paras yang selalu berpikir logis, telah menimbang baik-buruknya menikah dengan Jagad. Pilihan pada Jagad, menurutnya, paling logis, (hal 64).

Kesabaran dan ketegaran Paras mulai goyah karena kehadiran Nadia di Mahogany Hills, walau sesaat. Namun Paras tahu, wanita itu pernah ditaksir Jagad. Paras merasa ada sesuatu yang direncanakan Jagad dan Nadia atas pernikahan mereka. Ditambah lagi sikap Jagad yang seolah-olah semakin tak membutuhkan Paras tentunya membuat luka. Namun sekeras apa pun, hati tetap bisa luluh karena kesabaran dan kesetiaan. Begitulah akhirnya, Jagad menerima Paras.

Dalam kondisi rumah tangga yang tak menentu, Adrian, mantan pacar Paras yang sangat obsesif pada Paras, tiba-tiba hadir di Mahogany Hills dan hampir saja memerkosannya. Beruntung, Jagad datang hingga Paras bisa diselamatkan. Namun, lagi-lagi Paras dikejutkan ulah Jagad. Novel harlequin versi Indonesia ini menampilkan seksualitas lebih santun. Ini berbeda versi barat karena adegan yang menjurus seks ditulis secara mendalam dan cenderung liar.

Tema yang diangkat dalam novel ini sejatinya biasa. Tapi justru di sinilah kepiawaian penulis meracik cerita. Penulis mampu menghadirkan novel dengan tema biasa, tapi tetap menawan. Novel ini juara pertama sebuah lomba penulisan.
Setting dideskripsikan secara detail dan menyatu dengan cerita.

Walaupun tokoh digambarkan sangat bertentangan dan terlihat mencolok hitam-putihnya, tetap digambarkan manis. Satu hal positif yang bisa diambil dari novel Mahogany Hills, sekeras apa pun ego pasangan, lama-lama luruh dengan kesabaran dan ketulusan.

(Ika Safitri - sumber: www.koran-jakarta.com)
 

 

Judul

: Mahogany Hills

Penulis

: Tia Widiana

Penerbit 

: Gramedia Pustaka Utama

Tahun

: 2013

Genre 

: Novel Romantis

Tebal

: 344 Halaman

ISBN

: 978-979-22-9584-9

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ROMANTIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27589191

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit