Dengan Al-Fatihah Aku pun Sembuh; Kisah-Kisah Penuh Hikmah Pelipur Lara Cetak E-mail
(2 votes)

 Perjalanan Manusia Mencari Takdirnya

Dengan Al-Fatihah Aku pun Sembuh; Kisah-Kisah Penuh Hikmah Pelipur LaraDiakui atau tidak, semua yang telah menimpa kita dan apa pun yang akan ada, mewarna dalam sejarah perjalanan hidup kita, semua telah diatur oleh Tuhan lewat ketetapan-Nya. Kita sebagai manusia hanya ditugasi untuk senantiasa  mencari jalan menuju takdir yang telah ditetapkan itu, yakni lewat jalinan doa dan usaha.

Perjalanan manusia dalam mencari takdirnya memang bukan perjalanan biasa, namun merupakan perjalanan yang sarat akan onak, duri, lelehan keringat, bahkan cucuran airmata. Padahal, di titik inilah sebenarnya hidup menjadi menarik, karena di sanalah tersimpan segudang hikmah besar yang tidak kita sangka sama sekali. Hikmah-hikmah itulah sebenarnya yang seharusnya menjadi “obor” atau “tongkat” kita untuk melanjutkan langkah demi langkah berikutnya. Masalahnya, sebagai manusia biasa, kita sering tergesa-gesa. Sering merasa lebih tahu apa yang terbaik bagi dirinya, sehingga sebagai seorang hamba  kita berani “mendikte” Tuhan. Maka yakinlah, semakin kita pasrah setelah berusaha dan berdo’a maka apa yang ada selanjutnya hanya pertolongan, karunia, dan nikmat-Nya.

Hikmah-hikmah tentang kehidupan sebenarnya sangat berserakan di sekitar kita yang selalu siap menuntun menuju ke arah yang lebih baik. Bisa kita dapat dari siapa dan apa pun, salah satunya lewat kisah-kisah perjalanan orang lain. Lewat buku ini, penulis menyajikan kisah-kisah penuh inspiratif dari orang-orang yang mencoba meraba dan akhirnya menemukan pemahaman tentang takdirnya masing-masing.     

Kisah pertama datang dari seorang yang bernama lengkap Adniel Syamsi. Gadis  kelahiran Jakarta kealhiran Januari 1971 sejak kecil sudah akrab dengan ilmu agama. Saat remaja meski masih termasuk anak yang religius, namun tetap gaul. Saking gaulnya,  akibatnya dia pernah terseret kehidupan bebas.

Dia pernah terjermus dalam minum-minuman keras. Namun akhirnya ia tersadar. Waktu itu, pada dini hari ia pulang dalam keadaan setengah sadar. Saat rebahan di kamar, jiwanya serasa mengambang, serasa ada angin yang  masuk ketelinga, dan rohnya pun serasa keluar dari badan. Adniel pun menyimpulkan kalau rohnya protes dan tidak betah di dalam tubuh yang berkelakuan rusak. Maka ia pun menjauhi hal yang dilarang agama dan mendisiplinkan shalat.

Setamat kuliah, Adniel bekerja di Amerika. Cobaan terberat yang ia alami selama di sana adalah saat tertangkap oleh pihak imigran. Mereka menemukan visa Adniel yang mati. Meski ia bilang sedang diurus, namun mereka bersikeras kalau ia harus dideportasi. Karena menolak, maka ia dipenjar.

Selama 74 hari dipenjara, banyak hikmah yang ia rasakan, antara lain Allah berarti tidak mengizinkannya menjadi pekerja illegal di Amerika. Hikmah lainnya ia merasa keeratan hubungan dengan sesama muslim lainnya yang kebetulan sama-sama dipenjara dalam satu blok. Dan bentuk pertolongan Allah yang ia rasakan waktu itu adalah dipertemukan dengan teman dari Indonesia yang menunjuk pengacara bagus untuknya. (hal.5-12).

Kisah berikutnya dialami Lina Sarmida. Perjalanan hidup gadis kelahiran Aceh tahun 1976 ini dari kecil hingga remaja biasa-biasa saja. Namun menginjak dewasa permasalahan jodoh menghampiri. Wajah yang tidak cantik disadari menjadi penyebab banyak orang yang sudah klik saat “bertemu” lewat SMS atau telepon, namun buru-buru menjauh saat berjumpa langsung dengannya.

Dalam perenungan akan nasib ini dengan mendekat pada sang Khaliq, tiba-tiba datang seorang pria yang tulus dalam hidupnya. Sayang, pria itu ditolak oleh keluarga Lina, tanpa ada alasan yang jelas. Jalinan manis itu pun akhirnya kandas. Namun perlahan Allah menunjukan ketidak cocokan yang dimaksud feeling orang tua Lina.  Pria pujaan hatinya dulu ternyata sudah beristri dan beranak.

Hati Lina berkepingi. Lewat bimbingan seorang ustadz, Lina kembali bangkit. Malah ia menaruh harap bisa berdamping dengan sang ustadz. Meski  harapan ini pun tak terwujud tapi jiwa Lina sudah tak serapuh dulu sehingga ia tak depresi berat.

Shalat Hajat dan membaca Al-Qur’an dilakukan Lina untuk menemukan jawaban-jawaban atas takdirnya. Ternyata kepasrahan Lina berbuah. Datanglah seorang pria dalam hidupnya. Ia  adalah sahabat temannya yang sudah dikenal sifat-sifatnya. (hal.53-58).

Dan, kisah selanjutnya datang dari Diana Sylvia. Gadis kelahiran Jakarta tahun 1987 ini sejak kecil sudah merasakan pertolongan Allah. Diana kecil sudah harus mengalami kecelakaan berat. Kebiasaan jumpalitan, jungkir-balik dilantai rumahnya layaknya anak kecil lainnya ternyata berakibat fatal. Kepala gadis itu lemah ke bahu sebelah kanan dan tidak bisa lagi ditegakkan.

Semua cara dilakukan kedua orang tua, dari medis hingga alternatif, tapi tak juga berbuah manis. Sampai pada acara ulang tahun Diana yang ke-5 terbetik dalam hati sang ibu untuk mengajak anak-anak yang hadir dalam perayaan itu untuk mengamini semua doa yang akan dipanjatkannya. Sang ibu pun membuka doa dengan al-Fatikhah dengan dilanjutkan berdoa agar Allah memberi kesempatan pada Diana untuk bisa sembuh. Ajaib, selang dua hari, kepala Diana mulai bisa ditegakkan kembali.

Kekuatan doa pun betul-betul diyakini oleh Diana sendiri. Keyakinan ini dihantarkan lewat sebuah penyakit aneh yang dialaminya. Waktu itu ia sedang pulang dari Pariaman ke Padang bersama teman kuliahnya naik kereta. Di atas kereta itu punggung telapak tangan kanannya digigit binatang sejenis kumbang. Mendadak seluruh tubunya terasa gatal lalu muncul bentol-bentol merah dan wajahnya terasa menebal. Sampai di stasiun badannya terasa sangat lemas.

Meski sudah berobat, berhari-hari ia tidak bisa ke kampus. Namun ia tak berhenti berdoa. Hingga tak memakan waktu lama, penyakit aneh pun hilang dengan sendirinya sehingga ia bisa mengikuti kegiatan seperti biasanya. (hal. 109-114).

Masih banyak kisah-kisah penuh hikmah lainnya dalam buku ini, diantaranya kisah Dasril yang dua kali diselamatkan nyawanya, kisah Rozalinda yang selamat dari kecelakaan bus beruntun, kisah keprihatinan hidup Muhammad Subhan yang membawanya pada kesuksesan, dll.

Mencari takdir sebenarnya bukan sebuah perjalanan panjang, namun karena tak satu orang yang tahu apa yang tersimpan di takdir selanjutnya dari langkahnya, bahkan tak tahu apa yang tersimpan dalam detik berikutnya dari hidupnya hingga perjalan itu terasa melelahkan. Tapi kerahasiaan takdir itulah yang membuat kita tetap bersemangat untuk tetap melanjutkan hidup. (Moh. Romadlon)

 

 

Judul

: Dengan Al-Fatihah Aku pun Sembuh; Kisah-Kisah Penuh Hikmah Pelipur Lara

Penulis

: Roidah

Penerbit 

:  Tinta Medina

Tahun

: 2013

Genre 

: Motivasi Islam

Tebal

: 116 Halaman

ISBN

: 978-6029-211-78-8

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28557433

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit