Legend`s Leadership, the; Sir Alex Ferguson Cetak E-mail
(1 vote)

Sosok Figur Kekuatan MU Selama Dua Dekade Lebih

Legend`s Leadership, the; Sir Alex Ferguson

Banyak orang menjadi tenar lantaran berhasil memimpin. Sebaliknya, tidak sedikit yang hancur karena gagal memimpin. Kaderisasi dapat menjadi sarana terus–menerus meningkatkan kualitas kepemimpinan.

Buku ini menampilkan teladan seorang pemimpin andal, Alex Ferguson. Ia telah berkarya selama 26 tahun dengan rekor 19 juara Liga Primer Inggris dan 2 kali Liga Champions. Bahkan tahun 2012, Manchester United (MU) merupakan klub sepak bola paling berharga di dunia.

Ia lahir dengan nama asli Alexander Chapman Ferguson di Govan, Glasgov, Skotlandia, pada 31 Desember 1941. Karier sepak bola Ferguson dimulai ketika bergabung dengan klub amatir Queen’s Park (1957–1960) pada usia 16 tahun, sementara klub terakhirnya adalah Ayr United (tahun 1973–1974).

Sebagai pemain sepak bola, Ferguson telah mencetak 167 gol dari 327 pertandingan (halaman 1–3). Namanya semakin moncer tatkala sukses melatih MU. Manajemen MU memercayakan klub pada Sir Alex karena hebat melatih. Ia mampu mengemban tanggung jawab besar.

Sebagai figur dari kekuatan MU selama lebih dari dua dekade, ia tidak gusar pemain hebat seperti Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo hengkang. Selama masih ada Sir Alex, MU tetap perkasa hingga meraih trofi Premier League (2012–2013) terakhir bersama pria berkebangsaan Skotlandia ini. Kekuatan mental Alex tidak goyah meskipun beban berat dan para pemain bintangnya pergi.

Ini justru semakin membuat MU kuat dan terus berkembang. Ketegasan Alex juga berhasil membuat tim solid. Misalnya, pada saat pemain MU kehilangan fokus, bentakan keras atau yang biasa disebut hairdryer treatment menjadi sebuah taktik serangan mental untuk menyadarkan pemain yang berbuat salah.

Apabila sudah beberapa kali diingatkan namun masih tidak mempan, pemain ditempatkan dalam daftar jual. Prinsipnya, komitmen dan fokus sangat penting untuk membuat sebuah klub selalu pada kondisi terbaik. Targetnya satu: menang (halaman 57).

Sir Alex sering kali terang-terangan dalam mengkritik ofisial pertandingan. Bahkan ia pernah menghardik seorang reporter yang mengganggu dengan makian. Kepercayaan diri dan kekuatan mental yang tak tergoyahkan membuatnya menjadi tampak garang. Dia memang pantas dihormati karena selalu mengejar sukses.

Namun di sisi lain, Alex membela mati-matian timnya. Misalnya, ketika timnya membuat kesalahan, ia melakukan pembelaan terhadap mereka dari segala tekanan. Ia masih setia memimpin sekaligus menunjukkan sikap melindungi dan mengayomi.

Hal itu bisa dilihat ketika Eric Cantona menendang seorang fans di bangku penonton pada saat pertandingan. Begitu juga ketika Wayne Rooney terganggu dengan kehidupan pribadi lantaran kasus perselingkuhan.

Tidak ada tendensi dari Sir Alex untuk memojokkan keduanya. Dengan sikap kebapakan, dia berhasil melindungi para pemain dan membuat mereka tetap bertahan serta setia padanya. Ini jelas sebuah hubungan yang melibatkan kepercayaan besar dari kedua belah pihak (halaman 97).

Dari buku setebal 156 halaman ini, banyak dapat dipetik pelajaran tentang kepemimpinan. Pembaca diberi figur andal yang dipercaya mengemban tanggung jawab lebih dari seperempat abad. Ia pun mampu menjawab sebagai seorang pemimpin dengan memberi hasil terbaik untuk klub. (Mansata Indah Dwi Utari - sumber: www.koran-jakarta.com)

 
 
 

Judul

: Legend`s Leadership, the; Sir Alex Ferguson

Penulis

: Jennie S. Bev

Penerbit 

: Kanisius

Tahun

: 2013

Genre 

: Manajemen

Tebal

: 156 Halaman

ISBN

: 978-979-21-3641-8

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MANAJEMEN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29053329

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit