Man of Honor; Kehidupan, Semangat, dan Kearifan William Soeryadjaya Cetak E-mail
(1 vote)

Man of Honor; Kehidupan, Semangat, dan Kearifan William SoeryadjayaMasih ingat balada Tasripin, anak 13 tahun, dari Banyumas yang ditinggal wafat ibu dan ditinggal ayahnya merantau ke Kalimantan? Dia harus mengurus tiga adiknya. Untuk mencari uang, dia membantu mencuci baju tetangga dan setiap hari menggendong adiknya untuk diantar ke sekolah.

Ternyata, tahun 1934, sudah ada anak umur 12 dengan lima adik yang ditinggal wafat ibu dan bapaknya, yaitu Kian Liong. Tak beda jauh dengan Tasripin, Kian seusia itu harus banting tulang menghidupi lima adiknya yang masih kecil-kecil (halaman 9).

Itulah sepenggal masa kecil William Soeryadjaja yang amat memilukan. Waktu itu belum ada televisi dan jejaring sosial, bahkan presiden pun belum ada karena Indonesia belum merdeka sehingga tak ada yang membetulkan rumahnya atau ada utusan istana yang datang ke kediaman Kian seperti ke rumah Tasripin di Banyumas.

Buku ini unik, tentang satu orang, tetapi narasumbernya lebih kurang 60 orang, mulai dari keluarga, sahabat, karyawan, hingga pejabat. Di antaranya ada mantan wapres, Jusuf Kalla. Mereka menceritakan tentang pengalaman berkenalan, bersama, dan berteman dengan William Soeryadjaya.

Konstruksi penyusunan daftar isi atau bab pun ditulis tidak menggunakan angka, tetapi mulai dari 1, 2, 3, sampai 25. Dibuka dengan "Man of Honor", dilanjutkan "Pemimpin yang Tinggal Kelas", "Cinta Bersemi di Lautan Api" hingga yang terakhir "Juragan Sepuh yang Terhormat". Pembaca yang ingin mengetahui isi buku tebal ini cukup dari keterangan "atribut" judul, yaitu Kehidupan, Semangat, dan Kearifan William Soeryadjaya. Itulah inti buku tersebut, yakni bicara tentang kehidupan, semangat, dan kearifan Om William.

Siapakah pendiri Astra ini? Dia adalah manusia yang dikaruniai kebebasan ketika menghadapi persoalan: "...menghadapinya dengan penuh tanggung jawab" (sampul belakang). Dia tidak mau merugikan orang lain. Maka, ketika Astra ambruk, pengusaha yang sudah yatim piatu sejak usia 12 ini memilih melepaskan hartanya untuk memenuhi kewajibannya. Anak-anaknya menyebutnya sebagai "daddy yang sempurna" (halaman xii).

William, sejak usia 19 tahun, berjuang keras menghidupi keluarga sebagai kepala keluarga. Shio anjing yang menempel pada tanggal dan tahun kelahirannya melahirkan pribadi berjiwa penolong. Maka, dia bertanggung jawab menolong adik-adiknya walau sekolahnya harus putus karena masa perang Jepang. Sikap dermawannya itu terus dibawa ketika Astra sudah besar. Di kantongnya, selalu ada uang receh bila bepergian untuk dibagi-bagi. Juga ketika di luar negeri, di kantongnya selalu ada receh untuk diberikan kepada orang-orang lain (halaman 413).

Kalau akhirnya dia menjadi salah satu ikon pengusaha di era Orde Baru, itu bukan kebetulan, tapi karena perjuangannya yang luar biasa. Dia harus mengendarai truk tanpa lampu dari Bandung ke Cirebon pada malam hari yang berjarak 180 kilometer untuk memulai bisnis. Namun kadang, orang hanya melihat yang terakhir (kesuksesannya). Kelemahan orang Indonesia tidak mau berjuang luar biasa dari bawah. Orang Indonesia maunya langsung kaya, maka banyak yang jatuh ke lembah korupsi. Om William contoh orang yang mau berjuang keras dari nol sampai top. (Erni Damayanti - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

: Man of Honor; Kehidupan, Semangat, dan Kearifan William Soeryadjaya

Penulis

: Teguh Sri Pambudi, Harmanto Edy Djatmiko

Penerbit 

: Gramedia Pustaka Utama

Tahun

: 2012

Genre 

: Memoar

Tebal

: 708 Halaman

ISBN

: 978-979-2290-97-4

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29001013

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit