Ancaman di Batas Negeri; Kostrad di Perbatasan Entikong (Indonesia-Malaysia) Cetak E-mail
(3 votes)

Ancaman di Batas Negeri; Kostrad di Perbatasan Entikong (Indonesia-Malaysia)Buku ini mengungkap persoalan kompleks di tapal batas Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dan Kota Serawak, Malaysia.

Persoalan-persoalan ini disikapi Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif Linud 305 Tengkorak/Kujang I Kostrad dengan fleksibel dan arif. Mereka mulai dari pengerahan kekuatan bersenjata hingga pendekatan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia di perbatasan. Kostrad sigap menjaga patok demi patok batas Indonesia dan Malaysia.

Mereka juga membina teritorial seperti wawasan kebangsaan, pendidikan, dan kesehatan, hingga penanggulangan penyelundupan. Penyikapan pasukan elite TNI-AD inilah yang menjadi sisi menarik buku ini. Bagi Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), ancaman lintas perbatasan harus mendapat prioritas yang sama. Namun demikian, harus dipahami, setiap orang bisa memaknai nasionalisme dari sudut pandang masing-masing.

Ada beberapa masalah yang dihadapi Indonesia di perbatasan dengan Malaysia seperti delimitasi/demarkasi (kepastian batas secara fi sik), tersendatnya pertumbuhan ekonomi akibat kesenjangan pembangunan, terkikisnya nasionalisme, rendahnya kualitas SDM akibat kurangnya pendidikan, serta suburnya kriminalitas karena kurangnya penegakan hukum (hal 25).

Kostrad selalu menjaga dan mengawasi patok batas yang kadang hanya berupa tonggak semen sepanjang 20 cm dan sering hilang karena dicabut atau digeser tangan-tangan tak bertanggung jawab atau teruruk sehingga tidak kelihatan. Kendati bentuknya sangat sederhana, bagi Kostrad patok lambang harga diri (hlm 43).

Persoalan patok batas menjadi krusial untuk dijaga karena sampai saat ini Indonesia dan Malaysia masih terlibat sengketa batas di empat lokasi di Kalimantan Barat, yaitu batas Camar Bulan di Kecamatan Temajuk, batas Batu Aum di Kecamatan Siding, Gunung Raya di Jagoi Babang, dan Sungai Buan di Gunung Jagoi (hal 24).

Sengketa ini terjadi karena perbedaan pemahaman terhadap Traktat 1928 tentang batas negara yang disahkan di Den Haag, Belanda. Dalam melaksanakan pembinaan teritorial bagi masyarakat perbatasan, prajurit-prajurit terpilih Kostrad tak hanya mahir mengokang senjata, namun juga menjadi guru SD.

Untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, prajurit Kostrad tak segan melakukan pengobatan door to door ke dusun-dusun yang sulit dijangkau, juga menyediakan air bersih gratis. Untuk menekan kriminalitas, Kostrad menjaga perbatasan dari praktik penyelundupan dan penebangan kayu ilegal.

Penyelundupan bawang, gula, minuman keras, hingga kendaraan bermotor sering terjadi. Dalam menghadapi pelaku illegal logging yang sering dilakukan warga Malaysia, para prajurit Kostrad tak jarang mendapat godaan berupa uang suap dalam jumlah besar. "Berapa pun uang yang Anda ajukan, kami tidak akan menerimanya.

Terima kasih!" tegas salah seorang prajurit Kostrad bernama Letda MA Maulana (hal 57). Buku karya alumnus STF Driyarkara yang dilengkapi foto-foto eksklusif ini membuka mata kita tentang peliknya masalah di perbatasan Indonesia dan Malaysia. Membaca buku ini membuat kita berempati terhadap peran Kostrad. Tentu Kostrad tidak bisa jalan sendiri, dukungan semua anak bangsa, termasuk pemerintah dan politisi Senayan, sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan ini. (Muhamad Ilyasa - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27222767

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit