Cahaya Hidupku Cetak E-mail
(0 votes)

Cahaya HidupkuBanyak pandangan terhadap bocah dengan keterbelakangan mental yang biasa disebut anak sindroma down (DS)? Tenu ada yang berpendapat mereka selamanya mengalami keterbelakangan mental. Mereka tak akan bisa sepintar dan sehebat anak normal, apalagi sampai berprestasi karena sedari lahir telah mengalami keterlambatan berbicara, berjalan, gerak motorik, dan sebagainya.

Padahal, pendapat itu tak selamanya benar. Pengalaman-pengalamnan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus disajikan ulang dalam buku ini membuktikan bahwa takdir seseorang bisa diubah. Penulisnya sendiri memiliki anak DS yang membuatnya tergerak mengenalkan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS). Dia turut aktif di dalam organisasi ini bersama pengurus lainnya. Mereka bekerja dengan hati dan keikhlasan serta selalu berupaya mendukung dan semangat bagi sahabat POTADS.

DS sendiri merupakan suatu bentuk kelainan kromosom yang berdampak pada keterlambatan pertumbuhan fisik dan mental yang dulu sering disebut "mongoloid" karena ciri-cirinya yang mirip orang Mongolia, di antaranya memiliki bentuk mata sedikit miring ke atas dan tidak memiliki lipatan pada kelopak mata. Wajahnya khas, tubuh pendek dan hidung datar.

Tak banyak yang tahu persis penyebab DS. Salah satunya karena di kromosom nomor 21 pada penyandang DS terdapat 3 buah (tidak sepasang). Akibatnya jumlah kromosom 47 buah, seharusnya 23 pasang (46). Ada kisah-kisah perjuangan para orang tua membesarkan anak DS. Ada juga tips dan informasi bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Dilengkapi juga dengan daftar alamat sekolah dan tempat terapi. Rasanya buku ini cukup komplet bagi para orang tua yang dipercaya mengurus anak seperti ini. Namun, tak ada salahnya juga dibaca siapa pun demi mendapatkan ilmu dan menambah pengalaman akan warni-warninya hidup. Salah satunya tatkala dititipi Tuhan untuk merawat dan membesarkan anak spesial ini.

Stephani Handojo (hal 41) telah membuat banyak orang tak henti berdecak kagum karena keberhasilannya meraih berbagai medali dalam kejuaraan. Dia meraih medali emas pertama untuk Indonesia tahun 2011 dalam kejuaraan lomba renang gaya dada di Special Olimpic Worid. Tak hanya itu, Fani, begitu dia biasa dipanggil, juga terpilih sebagai pembawa obor Olimpiade London tahun 2012.

Dia harus berlari sepanjang 600 meter bergantian bersama teman-teman "International Inspiration" di Kota Nottingham, Inggris. Hebatnya lagi, Fani satu-satunya anak berkebutuhan khusus yang dipilih panitia Olimpiade bekerja sama dengan UNICEF dan British Council melalui program International Inspiratin dari 12 juta anak di dunia yang berasal dari 20 negara.

Prestasi Fani lainnya yang sangat pandai bermain piano sehingga meraih penghargaan Muri karena berhasil memainkan 22 lagu secara berkesinambungan tiada henti. Ya, berkat pengarahan yang tepat dan dukungan penuh dari keluarga dan pelatih, Fani berhasil menunjukkan pada dunia bahwa anak DS juga bisa berprestasi.

Bahkan, dia melebihi orang normal sekalipun. Sekali lagi semuanya berkat peran orang tua dan sekitarnya yang penuh kasih karena mau mengerti serta menerima keadaan Fani apa adanya. Tentu saja semua jelas berkat campur tangan Tuhan bagi Fani yang tekun, mau bekerja keras, dan penuh semangat. Tuhan tidak pernah menganggap satu orang pun sebagai "anak tiri." Tuhan memberi anugerah yang sama kepada tiap-tiap pribadi.

Pembaca juga bisa menemukan 14 kisah menakjubkan anak DS lainnya dalam buku inspiratif ini. Intinya keterbatasan tidaklah menjadi penghalang mencapai keberhasilan. Sukses adalah sebuah cita-cita untuk semua orang, termasuk anak DS. Orang "normal" secara fisik dan psikis harusnya bisa lebih baik dari mereka baik prestasi maupun semangat untuk berjuang dan tak mudah berputus asa. Benarkah begitu? (Irhayati Harun - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KISAH NYATA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29373063

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit