Mencari Emas Cetak E-mail
(1 vote)

Mencari Emas"Apakah ini emas, Monsieur?" Aku langsung mengenali berkat pelajaran ayahku. Aku tidak mau mengecewakan mereka terlalu telak, "Bukan. Ini bukan emas, tetapi mungkin menunjukkan bahwa kalian akan menemukannya." Aku nasihatkan juga agar mereka membekali diri dengan sebotol air pelarut agar tidak menghadapi risiko berbuat salah lagi. Kurasa begitulah caranya maka aku mendapat reputasi sebagai pencari emas (halaman 227).

Paragraf itulah yang menyebut tokoh utama sebagai "pencari emas" seperti arti dari judul asli novel ini, Le Cherecheur D’or. Karya Jean-Marie Gustave Le Clézio itu menceritakan perjalanan Alexis dalam menemukan emas yang disembunyikan "perompak tak dikenal" di Pulau Rodrigues.

Meski berjudul Mencari Emas, bukan berarti seluruh novel berisi kegiatan pencarian logam mulia. Sekitar dua pertiganya mengisahkan perjalanan menuju lokasi pencarian, jeda, dan akhir pencarian. Keseluruhan novel terbagi menjadi delapan episode.

Lembah Boucan 1892 (halaman 1-110) adalah episode pertama yang menceritakan kehidupan Alexis kecil bersama Laure (adik), Mam (ibu), dan ayahnya selama di Mauritius. Pembaca disuguhi berbagai petualangan Alexis yang bersama Laure menjelajahi sudut-sudut rumah, halaman majalah/koran, dan belajar bersama dengan Mam sebagai guru. Diceritakan juga petualangan bersama Denis, sahabatnya, ke sungai, laut, serta Lembah Boucan. Seluruh petualangan tersebut kelak menjadi bekal perjalanannya mencari emas.

Episode Forest Side (halaman 111−134) mengisahkan kebangkrutan usaha ayah Alexis yang membuat keluarganya terusir dari Boucan. Mereka terpuruk di Forest Side sehingga ayahnya harus menjadi karyawan kecil untuk menghidupi keluarga. Biaya sekolah Alexis pun dibantu pamannya. Kemiskinan membuat Alexis memimpikan perjalanan untuk menemukan emas. Ia bahkan membuat salinan peta harta karun milik ayahnya dan melamunkannya setiap malam.

Menuju Rodrigues, 1910 dan Saint Brandon (halaman 135−324) adalah dua bagian berisi perjalanan Alexis dewasa untuk mencari harta karun yang diimpikan sepanjang hidupnya. Episode Rodrigues, Teluk Inggris, 1911 (halaman 219−324) menggambarkan pengalamannya sejak menapakkan kaki di Port Mathurin untuk menemukan emas.

Pencarian emas mengalami jeda saat pecah perang. Alexis turut mendaftarkan diri sebagai tentara seperti sebagian besar lelaki dewasa di Rodrigues. Tergabung dalam pasukan Inggris, Alexis dikirim ke pertempuran di Ypres dan Somme. Demikianlah, setting cerita pun beralih ke wilayah utara Prancis itu, seperti dituturkan dalam episode Ypers, musim dingin 1915, Somme, musim gugur 1916 (halaman 325–360).

Kembalinya Alexis ke Rodrigues dalam Menuju Rodrigues, musim panas 1918–1919 (halaman 361–405) menjadi babak baru pencarian emas. Lebih dari sekadar emas, kali ini Alexis juga mencari Ouma, gadis misterius dengan kecantikan liar, yang sempat mengisi hidupnya sebelum berperang.

Lewat Mencari Emas, Le Clézio, pemenang Hadiah Nobel 2008 Bidang Kesusastraan, membagi pengetahuan serta kecintaannya pada alam. Pembaca diajak menjelajah alam pencarian emas dengan setting dominan lembah, bukit, gua, pantai, dan laut.

Novel ini merupakan kombinasi pengalaman, kejadian nyata, legenda, dan imajinasi. Sementara, pertempuran Ypers-Somme adalah bagian PD I, bahkan ada tokoh asli bernama Jenderal Douglas Haig.

Penulis berkewarganegaraan Mauritius dan Prancis ini menyajikan nilai-nilai cinta lewat karakter unik setiap tokoh. Ada kehangatan cinta keluarga, persahabatan, juga romantisme. Sisi humanisme juga diangkat lewat kehadiran tokoh Denis, Cook, Ouma, juga pekerja ladang tebu dan pabrik gula.

Digambarkan pula pembedaan ras, penindasan, dan ketidakadilan yang berujung pemberontakan, dan peperangan yang lebih banyak menyisakan kehancuran bagi manusia maupun lingkungan. Keseluruhan novel mengajak pembaca untuk merenungkan makna harta dalam kehidupan. Benarkah kekayaan merupakan unsur utama yang identik dengan kebahagiaan? (Dwi Klarasari - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL FIKSI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27612873

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit