Renungan Keluarga Harmoni Merajut Hari Cetak E-mail
(1 vote)

Renungan Keluarga Harmoni Merajut HariSemua doktrin agama meyakini bahwa rumah tangga adalah sebuah lembaga yang diciptakan Tuhan sendiri. Tuhan yang mengambil inisiatif untuk menciptakan manusia pria dan perempuan. Mereka kemudian dipersatukan melalui sebuah perkawinan.

Untuk itu, perkawinan bernilai sakral. Sayang, di tengah geliat perkembangan zaman modern, makna nilai sakral dalam sebuah perkawinan tersebut kian luntur. Banyak orang menganggap perkawinan seperti sebuah mainan untuk kesenangan dan kepentingan demi memuaskan nafsu duniawi.

Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka perceraian. Di Indonesia, menurut data Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama Indonesia, angka perceraian terus meningkat tiap tahun. Tahun 2012, sekitar 250.000 pasangan kawin yang sah bercerai setiap tahunnya. Belum lagi perkawinan-perkawinan yang tidak tercatat, seperti nikah siri dan lain sebagainya.

Kondisi ini membuat Pdt Eslo Laudin Manik STh merasa prihatin. Melalui buku ini, ia mengajak umat Kristiani untuk menjaga keharmonisan rumah tangga dengan kembali pada ajaran Alkitab. Menurut dia, satu hal yang harus selalu diingat umat Kristiani dalam masalah perkawinan, sebagai pengikut Kristus, umat Kristiani harus mengetahui bahwa Tuhan membenci perceraian. Karena itu, konsep perkawinan dalam agama Kristen adalah,

"Sekali untuk selamanya, sampai maut memisahkan." Keluarga ditetapkan Tuhan. Perkawinan pria dan wanita bagi rencana kekal-Nya. Anak-anak berhak dilahirkan dalam ikatan perkawinan, dan untuk dibesarkan oleh seorang ayah dan seorang ibu yang menghormati perjanjian perkawinan dengan kesetiaan. Kebahagiaan dalam kehidupan keluarga paling mungkin dicapai bila didasarkan pada ajaran-ajaran Tuhan Yesus Kristus (hlm 18–23).

Salah satu faktor perceraian kenihilan keharmonisan rumah tangga yang biasanya bermula dari sebuah persoalan yang tidak bisa disikapi secara bijak. Pada gilirannya berujung ke perselisihan, pertengkaran, bahkan perceraian.

Untuk menjalin keluarga yang harmonis, umat Kristiani dapat melihat surat Efesus 5:22–23; 6:1–4; Kolose 3:18–21. Berdasarkan ayat-ayat tersebut, keluarga harmonis terbentuk bila suami mengasihi istri dan tidak berlaku kasar. Istri tunduk dan taat kepada suami dalam segala hal. Orang tua mendidik anak-anak di dalam ajaran dan nasihat Tuhan, serta tidak membangkitkan amarah anak-anak, sedangkan anak-anak menghormati dan menaati orang tua.

Eslo Laudin Manik juga mengajak umat Kristiani untuk menilik fi rman Tuhan, "Dan di atas semua itu, kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan" (Kolose 3:14). Ayat tersebut mengindikasikan bahwa dalam membangun keluarga Kristen yang harmonis dan bahagia.

Unsur kasih ini mutlak sehingga dengan demikian setiap masalah maupun persoalan yang timbul, dapat diselesaikan dengan baik. Sebab keluarga tersebut memiliki kasih Kristus sebagai dasar yang mengikat dan mempersatukan mereka. Dengan kasih, masalah yang besar dapat diselesaikan.

Tetapi, jika sebuah keluarga tidak memiliki kasih Kristus, yang terjadi sebaliknya, masalah yang sebenarnya kecil, dapat berkembang menjadi sangat besar karena emosi, marah, dan sakit hati (hlm 137). Singkatnya, memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia tentu menjadi idaman setiap orang.

Untuk mencapainya dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh serta komitmen dari setiap anggota keluarga dalam menjalankan fungsi perannya masing-masing sesuai dengan kebenaran fi rman Tuhan. Buku ini merupakan sebuah pedoman bagi umat Kristiani untuk menggapai keharmonisan rumah tangga dan agar sebuah keluarga Kristiani diberkati Tuhan. (Abdullah Hanif - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KRISTEN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29371903

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit