Manusia dan Kebudayaan Han Cetak E-mail
(1 vote)

Manusia dan Kebudayaan HanChina salah satu bangsa yang memiliki peradaban tertua di dunia. Begitu banyak literaturliteratur kuno yang menceritakan peradabannya yang begitu agung, seperti ditemukannya kertas, keramik, atau tembok China. Dengan ini, tak heran kehebatan bangsa China dari masa ke masa sudah diakui dunia. Bangsa China juga dikenal sebagai niagawan (pedagang) yang luar biasa. Sampai saat ini pun mereka dikenal sebagai pedagang yang ulung sampai ke penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Selama ini, banyak orang mengenal istilah Tiongkok, Tionghoa, Sinitik, dan Han, tapi tidak memahami. Dalam buku ini dijelaskan "Istilah Tiongkok mengacu pada orang, warga negara, maupun untuk negara sepanjang sejarah, sedangkan Han mengacu pada kebudayaan dan unsur seperti bahasa, aksara, seni, dan lain-lain. Istilah Tionghoa kadang-kadang mengacu pada orang dan bahasa. Istilah Sinitik (dari bahasa Latin) mengacu pada masyarakat dan kebudayaan Han di Tiongkok, terutama sebelum dinasti Han (hal 7).

Orang China tidak bisa dilepas dari perjalanan bangsa ini, baik sebelum Indonesia terbentuk maupun sesudahnya. Banyak sekali peran orang China dalam sejarah bangsa ini. Suku China banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia seperti di sepanjang pantai utara Pulau Jawa, Sumatra Timur dan Selatan, serta kepulauan di dekatnya seperti kepulauan Riau, Bangka-Belitung, dan Kalimantan Barat. Mereka hidup rukun dengan masyarakat setempat. Bahkan, tak sedikit yang menikah dengan warga setempat. Dalam merebut kemerdekaan orang Han (China) perannya juga sangat besar tahun 1945-1949. Di antara mereka juga ada yang mengabdi dalam dunia militer.

Peran mereka tidak bisa dikesampingkan seperti Tony Wen yang memimpin International Volunteer Brigade (IVB) di sekitar Magelang, Jawa Tengah, memperjuangkan kemerdekaan. John Lie yang mengembangkan jaringan intelijen di Karachi, Manila, hingga Taiwan untuk mendukung kemerdekaan.

Setelah Indonesia merdeka, peran orang China tidak hanya di bidang ekonomi, juga dalam dunia olah raga. Bahkan, sejarah mencatat kehebatan mereka dalam mengharumkan nama Indonesia seperti Susi Susanti, Alan Budi Kusuma, Lilyana Natsir, dan sebagainya dalam olah raga bulu tangkis. Buku juga membahas suku-suku minoritas yang hidup berdampingan dengan etnik Han yang berjumlah 55 etnis. Misalnya, orang-orang Hui tersebar di provinsi-provinsi Henan, Hebei, Qinghai, Shandong, Yunnan, Xinjiang, Anhui, Liaoning, Heilongjiang, Jilin, Shaanxi (hal 122).

Penulis buku ini memaparkan dengan sangat detail hal-hal yang berkaitan dengan budaya Han, mulai dari sejarah, geografi , bahasa dan aksara, ragam penduduk, tuturan, kebudayaan, kaum perempuan, kehidupan religius masyarakat Han. Maka, buku tersebut bisa dikatakan sebagai "Ensiklopedia Han". Buku ini sangat tepat bagi mereka yang ingin memperkaya wawasan tentang budaya Han, seperti yang dipaparkan di sampul belakang. Buku dapat memperdalam dan memperluas pemahaman tentang manusia dan kebudayaan Han (Tiongkok). Isinya sangat komprehensif, namun ditulis dengan bahasa yang ringan. Sebuah magnum opus (karya agung) dari seorang guru besar sinologi terkemuka. (Sihabuddin - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL BUDAYA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29369136

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit