Asuransi Buat Apa? Mari Berdamai dengan Risiko Cetak E-mail
(1 vote)

Asuransi Buat Apa? Mari Berdamai dengan RisikoMemang tidak mudah memperkenalkan asuransi kepada masyarakat. Mereka yang tingkat intelektualnya memadai pun enggan berasuransi, apalagi warga yang berpendidikan terbatas, apalagi buta huruf. Jadi, memang perlu kerja keras industri agar semakin banyak yang "melek" asuransi.

Setiap kehidupan memiliki risiko yang tidak selalu dapat diprediksi. Maka dari itu, perlu pengelolaan berbagai kemungkinan yang di luar jangkauan tersebut. Risiko selalu mengiringi hidup manusia. Jadi, manusia harus mengalihkan risiko agar tidak merusak rencana hidup masa depan. Pengalihan risiko adalah sebuah manajemen kehidupan. Salah satu cara pengalihan dengan mencari perlindungan agar bila suatu waktu muncul risiko, kehidupan tetap bisa berjalan seperti direncanakan.

Buku Asuransi buat Apa? merupakan kumpulan tulisan para pakar proteksi yang dijadikan bacaan guna menuntun mereka yang ingin memahami lebih jauh makna, kegunaan, dan pentingnya berasuransi. Jangan mau menanggung risiko sendiri. Kalau bisa dialihkan, mengapa harus ditanggung sendiri dan yang lebih penting ada kemungkinan seseorang tak mampu menanggung risiko yang datang karena bisa saja begitu besar. Jika kesulitan datang begitu besar dan tak memunyai proteksi, dia bakal bangkrut.

Ada dua tulisan dalam buku ini, seperti "Jaminan Sosial untuk Indonesia yang Lebih Baik" yang ditulis Hasbullah Thabrany. Kemudian, Dirut Jamsostek, Hotbonar Sinaga, menulis "Saat Jamsostek Bertransformasi Jadi BPJS". Pembaca juga dapat menyimak "Mari Membincangkan Kematian dengan Santai" yang dirilis Ana Mustamin.

Memang ini bukan pengetahuan dasar-dasar berasuransi, akan tetapi perlu dibaca mereka yang ingin mengetahui seluk-beluk asuransi. "Yang berat bagi manusia adalah hidup terlalu lama atau terlalu singkat," (hal ix).

Asuransi belum terlalu dipahami masyarakat bahkan baru sedikit yang sadar asuransi. Berdasarkan data, tak sampai satu persen dari total penduduk yang memiliki asuransi. Maka dari itu, pendidikan, sosialisasi, dan pembelajaran asuransi harus terus dilakukan. "Edukasi masyarakat tentu tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga dengan lembaga jasa keuangan dan bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk lewat buku (hal VIII).

Namun, juga disadari "membangun budaya sadar risiko dan sadar asuransi perlu waktu yang lama dan harus sabar. Ini adalah investasi jangka panjang, bukan instan," (hal 70). Memang tidak mudah memperkenalkan asuransi kepada masyarakat. Mereka yang tingkat intelektualnya memadai pun enggan berasuransi, apalagi warga yang berpendidikan terbatas, apalagi buta huruf. Jadi, memang perlu kerja keras industri agar semakin banyak yang "melek" asuransi.

Secara umum asuransi menawarkan penggantian "nilai ekonomi" seseorang jika mengalami kecelakaan, cacat, atau meninggal," hal (75). Dengan kata lain, asuransi adalah perlindungan aset yang bernilai ekonomis. Sudahkah nilai ekonomis Anda terlindungi, yaitu diri sendiri? Jangan sampai bila terjadi risiko besar, menjadikan fatal. Karena itu, marilah berdamai dengan risiko. Caranya? Ambil proteksi! (Dominica Xyannie - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
ASURANSI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27202446

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit