Mengolah Sabut Kelapa Cetak E-mail
(4 votes)

Mengolah Sabut KelapaMasih ingatkah lagu gubahan Ismail Marzuki, Rayuan Pulau Kelapa? Syair lagu itu merupakan pujaan untuk Tanah Air yang disebut sebagai pulau kelapa yang amat subur. Indonesia yang terletak di kawasan tropis memang merupakan negara kelapa. Indonesia memiliki areal perkebunan kelapa terluas di dunia. Karena itu, masyarakat tidak asing lagi dengan kelapa.

Pohon ini dijuluki tree of life. Predikat ini bukanlah kata-kata kosong. Kalau disimak secara saksama, hampir seluruh bagian pohon kelapa bermanfaat, mulai dari akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Buah kelapa terdiri dari beberapa bagian yaitu sabut, tempurung, daging buah, dan air kelapa. Semua bagian buah kelapa memiliki kegunaan dan bernilai ekonomi tinggi. Daging kelapa merupakan bagian yang paling banyak dimanfaatkan. Minyak kelapa dapat diekstrak dari daging kelapa segar atau yang telah dikeringkan (kopra) dan diolah dalam berbagai produk seperti dessicated coconut, parut kering, santan siap saji, virgin coconut oil, oleochemical, coconut milk, dan coconut cream (hal. 16).

Bagian buah kelapa yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah sabut kelapa. Buku ini membawa misi memperkenalkan potensi ekonomi sabut kelapa yang selama ini baru sedikit yang menggarap. Bahkan, sabut kelapa dipandang sebagai emas yang terbuang bila melihat potensi ekonomi. Menurut Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), setiap tahun, Indonesia menghasilkan sekitar 15 miliar butir kelapa. Dari jumlah tersebut baru 480 juta butir kelapa yang diolah sabutnya atau sekitar 3,2 persen per tahun.

Berarti ada 14,5 miliar butir kelapa yang sabutnya tidak dimanfaatkan. Bila kisaran harga coco fiber 2.000-2.500 rupiah dan coco peat 1.000-1.500 rupiah, maka potensi pendapatan dari sabut kelapa 13 trilun rupiah per tahun. Bila sabut kelapa yang tidak terolah hanya dibiarkan membusuk atau dibakar maka masyarakat sudah membakar uang triliunan rupiah.

Bagaimana caranya agar sabut kelapa memberikan nilai ekonomi dan menghasilkan uang? Dalam buku ini diuraikan cara mengolah sabut kelapa menjadi dua produk utama yaitu serat (coco fiber) dan debu sabut (coco peat). Coco fiber dapat diproses menjadi beragam produk seperti keset, tali, sapu, matras, jok mobil, serat sabut berkaret (sabutret), pelapis antibocor atau waterproofing yang tahan air. Produk terakhir biasa untuk melapisi atap, kanopi, lantai, kolam renang, dan lain-lain. Coco fiber terutama serat pendek dapat diproses menjadi genteng dan hardboard, sedangkan debu sabut dapat diolah menjadi kompos, hardboard, dan isolator listrik (hal. 24).

Panduan teknis mengolah sabut kelapa bisa didapat pembaca dari buku ini seperti pemisahan serat baik secara manual maupun dengan mesin, pembuatan tali dari serat sabut kelapa, serta pembuatan jaring tali serat sabut kelapa (coco mesh) yang sekarang memiliki permintaan yang tinggi untuk reklamasi lahan kritis dan bekas tambang.

Buku juga menguraikan cara membuat beragam kerajinan dari lembaran serat sabut kelapa (coco sheet) menjadi sandal, tas, tempat tisu, tempat sampah, pot tanaman, dan lain-lain. Pembaca dapat berguru dari pengalaman pelaku usaha kerajinan sabut kelapa dari Kebumen yang berhasil mengembangkan dalam skala rumah tangga, tetapi mampu membuka lapangan kerja bagi penduduk sekitarnya (hal. 58). (M Tri Murjanti - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
WIRAUSAHA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27236667

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit