Yang Tersimpan di Sudut Hati Cetak E-mail
(1 vote)

Yang Tersimpan di Sudut HatiSebagian masyarakat masih memercayai klenik, termasuk di daerah pedalaman Sumatra Selatan. Mereka meyakini setiap ada bola api yang membubung di atas atap rumah seseorang, penghuni diduga tengah menyantet. Rumah yang disinggahi bola api tersebut akan bernasib buruk, termasuk kematian.

Hanya Tuhan yang memiliki kuasa atas kematian. Tak seseorang pun yang berhak menghadirkan kematian (halaman 195). Seorang gadis bernama Solasfiana, ibu, dan dua adiknya diusir dari Dusun Sukarami, Sumsel, karena dituduh menyantet. Tuduhan itu sungguh sebuah fitnah sangat keji. Pengusiran hanya menambah duka mereka karena kematian Aslam (sang ayah) dan Nek Nang Bayumi (sang kakek) yang tidak jauh jarak waktunya.

Berbagai kejadian menjadi "dasar" pengusiran. Di antaranya, kematian seorang tetangga dan kehidupan keluarga Solasfiana yang malah membaik secara ekonomi. Jelas, ini menimbulkan kecurigaan warga. Warga dusun mengamuk. Mereka menganggap kematian yang beruntun menimpa warga merupakan tumbal atas limpahan rezeki keluarga Solasfiana. Kerabatnya pun tak melindungi, malah ikut memojokkan (halaman 212).

Dengan hati hancur, keluarga Solasfiana meninggalkan kampung halaman tercinta walau belum tahu arah dan tujuan. Meninggalkan dusun berarti menebas seluruh mimpi dan harapan yang telah mereka bangun bersama sejak kematian sang ayah. Bagi Solasfiana, terusir dari dusun berarti terenggut kebahagiaan masa remajanya yang mulai mekar karena perasaan cinta. Ada satu nama yang harus ia kubur bersama tragedi itu (halaman 320).

Namun, mereka tak kehilangan jati diri dan tidak ingin berakhir sia-sia seperti daun jatuh yang akhirnya membusuk tak berbekas. Berbekal keyakinan hidup yang lebih baik, mereka terus berjalan. Harapan mereka bisa memulai hidup baru di tanah lain dengan semangat membara, tanpa mengharap belas kasih orang lain. Tawaran seorang dermawan yang ingin memberi tumpangan sementara tidak serta-merta diterima begitu saja.

Mereka memilih sebuah kandang kambing yang tak terpakai lagi untuk ditempati. Di sanalah Solasfiana bersama ibu dan dua adinya mulai merajut kembali impian yang terserak. Tetapi, kesulitan tak berhenti sampai di situ. Ada banyak ujian. Berbagai cobaan bukan menghancurkan, malahan memperkaya kualitas hidup mereka. Allah-lah yang menggerakkan manusia (halaman 382).

Waktu berjalan. Mereka tentu merindukan kampung halaman, terutama Solasfiana, karena di sana ada satu nama yang pernah tinggal di hatinya. Dia bertanya, masihkah nama tersebut mengenangnya.

Lewat novel ini, pembaca juga bisa menyelami kehidupan masyarakat Sumatra Selatan yang masih tinggal di rumah-rumah panggung. Aroma kultur terasa begitu kental mewarnainya. Cerita yang diangkat berdasarkan kisah nyata ini akan mengajarkan kepada pembaca arti bersyukur dan bersabar. Sebuah ujian akan mengantarkan manusia pada kehidupan yang lebih baik. (Santi Artanti - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

:

Penulis

:

Penerbit 

Tahun

:

Genre 

Tebal

ISBN

:

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ISLAMI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29366196

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit