Terapi Enzim Cetak E-mail
(1 vote)

Panjang Umur, Sehat dan Walafiat

Kendati ilmu kedokteran terus berkembang pesat, orang-orang yang sakit tetap bertambah. Hiromi Shinya, dokter asal Jepang yang telah 50 tahun mengembangkan ilmu endoskopi lambung dan usus di Amerika Serikat dan Jepang, menulis buku rahasia hidup sehat. Kunci hidup sehat ada pada pola makan dan gaya hidup yang tidak menguras enzim. Hidup sehat bukan bergantung pada obat karena tubuh manusia dilindungi sistem pertahanan berlapis-lapis dan kekebalan agar tidak jatuh sakit. Jika seseorang telah memilih jalan hidup sehat, bisa memanfaatkan sepenuhnya jatah usia alami alias panjang umur.


Enzim adalah katalis protein yang dibentuk di dalam sel makhluk hidup yang vital untuk aktivitas dan mempertahankan kehidupan (hal xvi). Enzim untuk seluruh aktivitas, tetapi yang paling banyak menguras adalah detoksifikasi, yaitu penetralan racun di dalam tubuh. Karena itu, semakin banyak pemakaian enzim untuk unsur-unsur yang harus didetoksifikasi, enzim yang diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan menjadi semakin tidak cukup sehingga seseorang menjadi mudah sakit.

Pola makan dan gaya hidup yang tidak menguras, bahkan meningkatkan dan mengaktifkan enzim lewat makanan alami dan segar. Sebab yang dapat menghidupi hanyalah nyawa yang lain baik makanan tumbuhan maupun daging hewan. Semua adalah nyawa. Semua makhluk hidup menghidupi nyawanya sendiri dengan cara menerima nyawa yang lain. Dengan kata lain, jika bukan makanan yang bernyawa, tidak bisa menghidupi nyawa manusia. Makanan yang baik harus alami karena hanya alam yang bisa melahirkan kehidupan. Juga harus segar karena nyawa ikut hilang dengan berhentinya kehidupan makhluk yang menjadi makanan itu (hal 80).

Selain pola makan yang benar, 6 hal lain yang dianjurkan untuk menjaga enzim di dalam tubuh adalah minum air yang alami dan bersih, buang air besar dan kecil secara teratur, melakukan pernapasan yang baik, olah raga secukupnya, istirahat dan tidur yang cukup, serta tertawa dan perasaan bahagia. Penulis mengistilahkan semua sebagai "tujuh kunci hidup sehat".

Pernapasan dapat "direkayasa" untuk meningkatkan kesehatan lewat melalui perut. Pernapasan bisa dilakukan tanpa sadar karena berada di bawah kendali saraf otonom simpatik yang aktif saat emosi tinggi dan parasimpatik yang aktif saat relaks. Keadaan yang seimbang pada kedua saraf ini merupakan kondisi yang sehat. Pada masyarakat modern, saraf simpatik cenderung dominan karena faktor stres dan stimulasi luar. Jika ini terus terjadi, akan menaikkan kuantitas penggunaan enzim serta membuat gerakan lambung dan usus tidak begitu aktif sehingga menurunkan daya tahan tubuh.

Untuk mengembalikan keseimbangan saraf simpatik dan parasimpatik, bisa dengan "bernapas dalam-dalam lewat perut". Caranya, saat menghirup udara, tarik napas pendek-pendek, dan embuskan sedikit demi sedikit. Dalam satu jam, lakukan 4-5 kali di tempat berudara bersih.

Buku ini juga meluruskan salah kaprah tentang olah raga. Olah raga yang baik secukupnya saja. Olah raga berat tidak baik karena melahirkan radikal bebas dalam jumlah besar di dalam tubuh sehingga banyak enzim terkuras untuk detoksifikasi. Sebaliknya, olah raga secukupnya akan meningkatkan suhu tubuh sehingga semakin mengaktifkan enzim dan menambah daya tahan.

Olah raga secukupnya jika tidak menyebabkan pernapasan terengah-engah, dilakukan dengan senang hati, tubuh menjadi hangat dan agak berkeringat, serta denyut jantung sekitar 90-100 kali per menit (hal 205).

Buku yang terbagi dalam 6 bab ini ditulis berdasarkan data-data klinis yang dihimpun penulis setelah memeriksa endoskopi dan operasi pengangkatan polip lambung dan usus pada 300.000 pasien. Maka, kesahihan isi buku bisa dipertanggungjawabkan sehingga menjadi masukan berharga bagi siapa pun yang ingin mempraktikkan cara hidup sehat dan panjang umur. (Muhamad Ilyasa)

, Hiromi Shinya (2013), "Terapi Enzim", Gramedia Pustaka Utama, -: 230 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KESEHATAN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25230781

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit