Air Mata Presiden Mursi Cetak E-mail
(1 vote)

Air Mata Presiden MursiKudeta selalu menyisakan luka, baik bagi rakyat maupun yang dikudeta. Rangkaian peristiwa itu sering kali diiringi kekerasan berdarah, mulai dari pengasingan, intimidasi, hingga pembunuhan massal. Perebutan kekuasaan biasanya diawali dengan pembunuhan opini publik bahwa korban memang layak dikudeta.

Inilah yang terjadi di Mesir awal Juli lalu. Mirisnya, kudeta di Mesir terjadi pada abad ke-20, saat demokrasi diklaim sebagai sistem terbaik untuk tatanan dunia saat ini. Presiden Muhammad Mursi yang terpilih secara sah dalam pemilu demokratis sepanjang sejarah Mesir dilengserkan militer pimpinan Jenderal Abdul Fatah as-Sisi. Kudeta bukan kehendak murni militer (halaman 3).

Manager Nasution, salah satu angota Komnas HAM, mengatakan kudeta adalah kejahatan kemanusiaan, pengkhianatan demokrasi, serta mengorbankan rakyat dan masa depan Mesir (halaman 51). Pernyataan itu seakan-akan terbukti setelah berlanjutnya aksi damai yang dilakukan para pendukung Presiden Muhammad Mursi. Bukan saja di Mesir yang telah berlangsung lebih dari satu bulan, melainkan juga dukungan berbagai belahan dunia. Pada aksi damai di Mesir, militer bertindak membabi buta. Sudah tiga kali militer membantai demonstran damai. Hingga kini, sekitar 500 orang tewas. Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Guna memberikan gambaran yang utuh tentang kudeta 3 Juli 2013 ini, AM Waskito mengambil inisiatif untuk menulis buku Air Mata Presiden Mursi. Buku yang terbit beberapa pekan setelah kudeta ini memberi sebuah perspektif berimbang. Di dalamnya disediakan data ilmiah dan analisis. Dia membedah sejumlah pemberitaan media massa nasional.

Banyak sebab yang melatarbelakangi kudeta berdarah, seperti penilaian Mursi gagal mengangkat perekonomian rakyat. Padahal, jika mau jujur, kepemimpinan ini baru berjalan satu tahun lebih tiga hari. Sangatlah tidak mungkin seorang presiden memperbaiki kerusakan yang telah dilakukan selama 30 tahun hanya dalam waktu satu tahun (halaman 106).

Di sisi lain, ditemukan pula fakta bahwa awal mula kudeta terjadi lantaran presiden yang merupakan kader Ikhwanul Muslimin ini menolak pinjaman sebesar 4,8 miliar dollar dari IMF. Dengan alasan kemandirian, Mursi mantap menolak pinjaman itu. Alhasil, IMF mengucurkan dana segar sebesar 1,3 miliar dollar kepada militer Mesir di bawah komando Jenderal as-Sisi. Dana itulah yang ditengarai menjadi mahar untuk kudeta (halaman 58).

Fakta lain, beberapa hari setelah Mursi dilantik, perbatasan Mesir dan Palestina langsung dibuka sehingga warga Palestina bisa keluar-masuk Mesir tanpa pemeriksaan ketat. Lalu setelah kudeta terhadap Mursi, pintu perbatasan itu ditutup lagi (halaman 63).

Pada akhirnya, kudeta dengan dalih apa pun adalah tindakan yang menodai demokrasi. Dunia berharap tidak ada lagi darah yang tumpah. Apalagi, demo damai pendukung Mursi yang sudah dilakukan lebih dari 30 hari di lapangan Rab Al Adawiyah ini telah menelan 500-an korban jiwa.

Aksi damai pendukung Mursi bukan klaim atau isapan jempol belaka. Karena majalah sekelas Time pada edisi bulan Juli mengeluarkan sebuah liputan dengan judul World’s Best Protesters. Julukan itu diberikan kepada demonnstran damai yang setia mendukung presidennya.

Dengan jumlah massa jutaan, tidak ada tumpukan sampah di tempat aksi. Bahkan mereka melakukan seluruh aktivitas di medan aksi itu tanpa keributan, dengan pengaturan yang sangat baik. Semoga keadilan segera tegak. (Pirman - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

: Air Mata Presiden Mursi

Penulis

: AM. Waskito

Penerbit 

: Pustaka Al Kautsar

Tahun

: 2013

Genre 

: Sosial & Politik

Tebal

: 138 Halaman

ISBN

: 978-979-592-640-5

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25229939

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit