Backpacker in Love Cetak E-mail
(1 vote)

Perjalanan Merajut Nostalgia

Laras, remaja SMA usia 17 tahun, berkarakter begitu berbeda dengan kebanyakan teman seusia. Terlahir sebagai bagian dari keluarga Keraton Solo yang berkelimpahan materi, dia lebih menyukai gaya hidup yang jauh dari kenyamanan. Dengan ransel dan sepeda motor, gadis itu memuaskan jiwa petualangannya hingga ke luar kota, meski kadang-kadang harus membolos.

Backpacker in LoveMeski begitu, Laras tak pernah ketinggalan mengerjakan tugas-tugas pelajaran. "Tapi, lihatlah Larasati! Dia masih duduk di motor Mio-nya. Kedua matanya yang bening dihiasi bola hitam pekat menyaksikan teman-temannya di persimpangan jalan. Mereka ibarat semut berpencaran, mencari lubang-lubang kelas dengan berbagai ekspresi wajah" (hal 5).

Petualangan Laras menjadi begitu berwarna dengan adanya kisah cinta. Boni, teman sekelasnya, begitu cemburu karena menjadi pesaing terberat dalam merebut hati Candra. Laras sendiri tak sedikit pun menaruh hati pada Candra, meski pria ini begitu tergila-gila padanya. Panah-panah asmara Laras justru datang dari sosok gondrong bernama Darmanto, anak tukang sapu sekolah. "Sesekali Laras memergoki Darmanto menatapnya dengan penuh kasih. Hati Laras menciut" (hal 89).

Permasalahan semakin memanas ketika Laras memutuskan untuk menyusul ayah yang duda itu ke Jakarta. Bertahun-tahun terpisah dengan papanya telah menciptakan ceruk kerinduan dalam jiwanya. Namun, Laras kehilangan motor kesayangannya sampai Jakarta. Musibah ini justru membuat Laras dan Darmanto semakin dekat.

Lalu bagaimana kisah Laras menghadapi setiap persoalan yang ditemuinya di jalanan? Seperti apa kekhawatiran mama Laras setiap kali dia pergi backpacking sendirian? Bagaimana tanggapan keluarga besar Keraton soal hubungan asmaranya dengan Darmanto, terlebih eyang Laras yang selalu memperhatikan bibit, bobot, dan bebet dalam perjodohan? Akankah Laras bertemu papanya di Jakarta?

Backpacker in Love akan membuat pembaca betah berlama-lama mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Meskipun bergenre teenlit, novel ini juga cocok dibaca kalangan dewasa. Setiap kisahnya akan membawa pembaca pada nostalgia masa remaja yang penuh warna dalam masa pencarian jati diri.

Maka, jangan heran, jika di sela-sela saat membaca Backpacker in Love, tiba-tiba tersenyum-senyum sendiri sambil bergumam "dulu saya begini". Mungkin ini alasan sampul dibuat berwarna hitam untuk menampilkan kesan dewasa.

Kisah-kisah Laras saat backpacking bisa menjadi contoh agar para remaja tak terbawa arus gaya hidup hedonis. Backpacker in Love juga dapat membuka wawasan bahwa kegiatan backpacking bukan negatif. Berbagai persoalan tak terduga yang ditemui di jalanan akan mengasah kemandirian dan jiwa sosial. Seperti saat Laras kehilangan sepeda motornya di Semarang, memutuskan bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran. Namun gajinya malah diberikan kepada temannya sesama tukang cuci piring yang bernasib lebih tidak beruntung dari Laras.

Karya ini sangat layak dibaca bukan hanya karena ceritanya yang menarik. Di dalamnya terdapa berbagai info dan tip saat backpacking. Hanya saja, masih ditemukan beberapa ketikan thypo yang lolos dari proses editing. Sisipan puisi-puisi pendek yang manis sebagai pembuka pada setiap bab mampu menutupi kekurangan kecil ini. "Kuhirup aroma rindu/Menderu sepanjang ilalang/Dan kerikil jalan/Adakah kutemui kamu/Meski sekadar mimpi di ujung malam?" (hal 82).

(Nurul Aslamiati - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

Judul

: Backpacker in Love

Penulis

: Gol A Gong & Tias Tatanka

Penerbit 

: Lintas Kata

Tahun

: 2013

Genre 

: Teenlit

Tebal

: 308 Halaman

ISBN

: 978-6021-765-80-7

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
TEENLIT

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25236791

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit