Front of the Class; Kisah Sukses Seorang Guru Penderita Sindrom Tourett Cetak E-mail
(5 votes)
Judul : Front of the Class; Kisah Sukses Seorang Guru Penderita Sindrom Tourett
Penulis: Brad Cohen & Lisa Wysocky
Penerjemah : Ambhita Dhyaningrum
Penerbit : Tiga Kelana
Tahun: 2010
Genre : Memoar
Tebal: 252 Halaman 
ISBN: 978-602-853-58-78

 Front of the Class; Kisah Sukses Seorang Guru Penderita Sindrom Tourett

 

 

 

 

 

 

Berdiri di depan kelas, di hadapan sejumlah murid yang biasanya menaruh ekspektasi akan orang yang mengajar mereka, tidak ringan sama sekali. Terlebih bagi penderita sindrom Tourett seperti Brad Cohen. Namun justru karena kehidupannya yang sulit di masyarakat, ia berjuang untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Sedari kecil, sinyal keberbedaan telah ditampakkan lelaki berdarah Yahudi ini. Semula orangtuanya, tepatnya sang ibu, menduga putra sulungnya hanya berperilaku hiperaktif biasa sebagaimana adiknya, Jeff. Tetapi semakin lama kecenderungan ganjil Brad, yang acap kali dilontari kemarahan oleh gurunya dikarenakan mengira ia mengolok-olok dan mengacaukan suasana di kelas, semakin jelas. Ketika dibawa ke psikiater, Brad merasa tidak nyaman dan menjawab pendek-pendek. Perceraian orangtuanyalah yang dijadikan kambing hitam oleh sang dokter.

Setelah mengalami diagnosis yang keliru, Brad positif dinyatakan menderita ST. Belum lagi manik depresif dan Attention Deficit Disorder yang menghinggapinya. Brad mudah terpecah konsentrasinya, mudah teralihkan dan terganggu 'hanya' karena mendengar suara lampu neon, detak jarum jam, serta memiliki kepekaan sangat tinggi sehingga mampu mendengar suara AC sekalipun. Hari-harinya sebagai anak dan remaja sudah terbilang berat, namun sang ibu mengukuhkan ketegarannya.

Tak henti-henti Brad mensosialisasikan ST kepada banyak orang yang ia temui, tak terhitung pula ia ditolak dan diusir dari tempat umum. Kedutan, gerenyet saraf dan celotehan-celotehan yang di luar kendalinya membuat pemuda ini kerap dihadiahi pandangan masam dan ngeri. Brad kesulitan pergi ke restoran atau nonton bioskop. Tetapi orang-orang yang menyayangi dan memaklumi dirinya mendorong Brad untuk menentang sikap diskriminatif terhadap kaum difabel. Brad sendiri ingin diperlakukan sebagai orang normal, maka ia berupaya mati-matian untuk belajar di sekolah umum.

Terlepas dari kepahitan perjalanannya yang mengiris hati, semisal pengakuan sang ayah yang meskipun keras ternyata sedih atas kondisi anaknya, juga kemantapan Brad menuntut restoran yang memecatnya di hari pertama bekerja, Front of the Class adalah memoar yang amat membuka mata. ST relatif masih asing bagi kita. Akan sukar membayangkan gejala-gejala dan efek yang terjadi tanpa menonton filmnya. Karena itu, dua jempol untuk sang penerjemah yang berusaha sedapat mungkin menghidupkan cerita ini dan mempermudah pembaca menyelaminya.

Beberapa elemen dalam memoar ini mengingatkan kita pada kisah Sidney Sheldon, Harvey Pekar, dan Larry King dengan keunikan masing-masing. Bedanya, seputus asa apa pun, Brad Cohen tidak berniat bunuh diri. Ia tidak menyajikan buku yang memeras air mata, namun menebar semangat untuk menerima kenyataan dan berdamai dengannya. Agaknya, supaya tidak menguarkan bau ilmiah dan kekakuan, bahasan ST tidak terlampau dalam sehubungan dengan penyebabnya.

Kekurangan Front of the Class hanyalah pada testimoni beberapa kerabat yang terkesan 'membelokkan' cerita. Meskipun demikian, keberkesanan buku ini tidak terpengaruh olehnya. Antara lain, sentuhan dari kerelaan orangtua Brad yang tetap kompak walaupun telah berpisah demi kepentingan anak-anak mereka. (rini)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27578555

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit