Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia Cetak E-mail
(15 votes)
Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia
Judul : Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia
Pengarang: Agus Noor
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun: 2010
Genre : Kumpulan Cerpen
Tebal: 166 Halaman
ISBN: 978-979-122-78-89

 

 

 

 

 

 

Kenapa manusia bisa menangis? Karena manusia diciptakan dari kesedihan. Itulah salah satu potongan cerita di Pemetik Air Mata, percakapan antara anak dan ibu. Karena tahu manusia akan mengenal kesedihan, maka sebelum menciptakan maut, Tuhan menciptakan lebih dulu peri-peri pemetik buah kesedihan.

Saat ada yang menangis malam-malam, peri-peri itu akan berkitaran mendekati, menunggu air mata itu menggelantung di pelupuk kemudian pelan-pelan memetiknya. Bila sebutir air mata bergulir jatuh, mereka akan buru-buru menadahkan cawan. Begitu tersentuh jari-jari mereka yang ajaib, setiap butir air mata akan menjelma menjadi kristal bening berkilau.

Dalam ulasannya di Kompas, Aris Kurniawan mengatakan bahwa Pemetik Air Mata hadir seperti melanjutkan Pelajaran Mengarang karangan Seno Gumira Ajidarma. Bagi saya, Pemetik Air Mata satu garis dengan novel Paulo Coelho yang berjudul di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis. Sama-sama bercerita tentang kesedihan dan air mata. Di tepi Sungai Piedra, aku duduk dan menangis. Ada legenda bahwa segala sesuatu yang jatuh ke sungai ini –dedaunan, serangga, bulu burung– akan berubah menjadi batu yang membentuk dasar sungai. Kalau saja aku dapat mengeluarkan hatiku dan melemparkannya ke arus, maka kepedihan dan rinduku akan berakhir, dan akhirnya aku pun melupakan semuanya.

Sukab dan Alina, tokoh rekaan Seno Gumiro Ajidarma (SGA), salah satunya dalam Sepotong Senja untuk Pacarku (Dari dulu pengen buku ini tapi gak kesampaian.. –“). Pada Dunia Sukab, terdapat catatan SGA tentang Serba-Serbi Sukab tertuang bahwa tokoh fiktif ini rupa-rupanya lebih eksis ketimbang banyak manusia beneran yang berdarah dan berdaging, tetapi kehadirannya tidak pernah eksistensial, sehingga kemungkinan besar tidak pernah diperbincangkan oleh siapapun dalam konteks apapun seumur hidupnya. Sukab pun menginspirasi beberapa orang untuk menjadikannya sebagai side-story. Dalam buku Nyonya Perca, Jia Effendie menuliskan Perkara Mengirim Senja. Muhidin M. Dahlan menyelipkan sepotong senja dalam Aku, Buku, dan Sepotong Sajak Cinta. Sedangkan Agus Noor meramunya dalam Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia yang dipilih sebagai judul buku ini.

Kisah-kisah lainnya ada Kartu Pos dari Surga, ini pernah saya baca di surat kabar. Berkisah tentang Beningnya yang merindukan kartu pos kiriman ibunya yang tak kunjung datang. Pengasuh akun @fiksimini di twitter ini menuangkan fiksi mininya di cerpen 20 Keping Puzzle Cerita.

Di cerpen Permen, mengisahkan perselingkuhan dengan perumpamaan permen. Permen akan selalu mengingatkanmu bahwa hidup ini manis dan patut kamu nikmati. Karenanya kamu harus bersyukur bila hidup memberimu nasib yang manis, penuh warna, dan menyenangkan seperti permen.

Perihal Orang Miskin yang Bahagia terdiri dari 26 cerita dipilih sebagai penutup cerita buku ini sangat pas.

Buku ini menghimpun puncak-puncak prosa Agus Noor. Eksplorasinya dalam bercerita membuat setiap kisah yang ditulisnya menjadi penuh pukau. Cinta, sensualitas, sampai memori kekejaman politik dan religiositas, terasa subtil dalam bahasanya yang puitis dan sering kali mengejutkan. Sepilihan karya ini memperlihatkan rentang panjang proses kreatif Agus Noor sebagai salah satu cerpenis penting dalam khazanah sastra kontemporer Indonesia yang terus-menerus melakukan penjelajahan gaya dan tema.

Variasi bahasa adalah salah satu kekuatan Agus Noor dalam buku ini. Sembilan cerpen, sembilan sensasi berbeda yang akan kita dapatkan. Kisah tragis dan sadis bisa disajikan dengan manis. Tanpa sadar saya melahap buku ini hanya dalam waktu tiga jam saja. Buku yang wajib dikoleksi pada tahun 2010. Selamat membaca Laughing  (Luckty)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KUMPULAN CERPEN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28293032

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit