Arumdalu Cetak E-mail
(1 vote)

Menelisik Drama Sejarah yang Pernah Ada

Arumdalu"Kau, kuundang ke sini untuk mendapatkan hakmu... "Danti menarik Resa ke pinggiran tempat tidur.... "Danti, orang mati itu hidup, Aku yakin itu....." Bisik Resa

Hidup memang penuh kejutan! Seorang Raden Mas malah menjadi centeng alias pengawal seorang gadis pujaannya, yang karena kemolekan tubuhnya mampu meluluhlantahkan hati pria dari segala golongan. Demikian juga nasib yang menimpa Raden Mas Brata. Pemujaannya terhadap Danti membuatnya menderita lahir dan bathin.

Seperti yang sudah-sudah, sang pembawa panah cinta memang memiliki hak penuh dimana ia mau melepaskan anak panahnya. Seperti yang sudah-sudah juga, alih-alih melepaskan anak panah cinta seorang Raden Ayu Danti Arumdalu ke seorang Raden Mas, anak panah cinta malah dipanahkan ke seorang anak tukang jagal bernama Resa.

Raden Ayu Danti mendapat tambahan nama Arumdalu, bunga sedap malam yang terkenal wanginya. Namu itu diberikan karena ia sering menghiasi rambutnya dengan bunga itu. Bahkan calon ibu mertuanya membuat rangkaian khusus untuknya yang dikalungkan oleh calon ayah mertuanya. Sayang kasih sayang keduanya hanyalah bisa diberikan oleh calon mertua bukan oleh mertua!

Walau pihak keluarga berhasil membuat Danti menikah dengan pilihan keluarga, namun ia tetap menghendaki Resa. Bahkan Danti nekat mengundang Resa untuk memasuki kamar pengantinnya. Alih-alih mewujudkan niatnya menyerahkan kesucian diri, Danti justru menemukan sebuah fakta yang membuatnya kian mencintai Resa. Hal itu justru membuka tabir rahasia bagaimanakah sebenarnya kisah kasih keduanya.

Buku Arumdalu tidak hanya bercerita mengenai kisah cinta seorang Danti, Brata dan lainnya, namun juga mengenai situasi dan kondisi perjuangan kemerdekaan saat itu. Bagaimana para tokoh pemuka masyarakat berjuang memperebutkan kemerdekaan, mereka yang menjadi teliksandi atau mata-mata hingga kisah perjuangan pasukan Pangeran Diponegoro.

Disebutkan juga bagaimana jika pemuka agama dan pemuka adat bekerja sama bisa melanggengkan kekuasaan dunia. Pemanggu agama bertugas menakut-nakuti orang dengan siksa neraka. Sedangkan pemangku adat negara bertigas menaku-nakuti orang dengan siksa penjara.(hal 270)

Buku ini membuatku seakan pulang kampung! Seakan ikut berbelanja ke pasar tradisional, membantu mempersiapkan aneka upacara adat hingga memahami filsafat lima "A" Yaitu wisma, wanita, turangga, curiga, kutila (tempat tinggal, istri, kendaraan, senjata serta hiburan)

Memahami mengapa ada istilah bobot bibit dan bebet. Sesuatu yang baru kupahami sekarang dan harus kutanamkan pada benak anakku satu-satunya. Mengerti mengapa "urusan tempat tidur" harus dikerjakan dengan ritual tertentu. Di buku ini hubungan suami istri dilakukan pada saat "Lingsir Wengi" sekitar jam 01.00 Bisanya ditandai dengan Burung Puter dan Deruk yang digantung di atap mengeluarkan suara merdunya secara bersahutan.Bedanya dengan jaman sekarang yang dimana saja, kapan saja bahkan kadang dengan siapa saja ^_^

Membaca uraian panjang lebar mengenai bagaimana perempuan dambaan para lelaki  di halaman 161 membuatku jadi berpikir, bagaimana jika seorang perempuan tidak memenuhi kriteria yang ada, Jangankan semua, satu saja sudah sulit. Tak heran perempuan Jawa sangat ketat dan jlimet jika berurusan dengan ke kecantikan.

Buku ini membuatku teringat pada buku Maharani (Pearl S. Buck), Karena pernikahan sebelumnya, Danti mampu membuat seorang pembesar tunduk padanya. Semua keinginannya terpenuhi, bahkan yang menurut orang tidak mungkin. Padahal status Danti hanyalah perempuan simpanan dari priagung bernama Pringgawinata. Ternyata Danti tidak sepolos dan selugu yang diperkirakan orang.

Kadang, ada suatu saat aku tidak ingin menjadi Orang Jawa. Namun biar bagaimana, itu sudah melekat di badan, yang bisa dilakukan hanyalah melakukan beberapa kompromi. Buku ini membuatku untuk kembali ingat pada akar dimana aku berasal. (Truly Rudiono)

 

 

Judul : Arumdalu
Pengarang: Junaedi Setiyono
Penerbit : Serambi
Tahun: 2010
Genre : Novel Drama
Tebal: 380 Halaman 
ISBN: 978-979-0242-104

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL DRAMA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29273306

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit