Madicken dan Lisabet Cetak E-mail
(1 vote)
Madicken dan Lisabet
Judul : Madicken dan Lisabet
Penulis: Astrid Lindgren
Penerjemah: Listiana Srisanti
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2005
Genre : Novel Anak
Tebal: 256 Halaman 
ISBN: 978-979-2204-68-1

 

 

 

 

 

 

 

Buku ini adalah sekuel Madita (atau Madicken), seorang gadis cilik Swedia. Sebagai seorang kakak, mau tak mau ia harus bersikap lebih bijak daripada Lisabet. Toh, Madicken membandel juga membawa sepatu sandal barunya ke Pesta Api. Ia hanya bisa melolong-lolong ketika Mia, anak yang sering mengajaknya bertengkar di sekolah, melemparkan sebelah sepatu itu jauh-jauh.

Versi pertamanya, Madita dan Lisbet, terbit 20 tahunan yang lalu. Membaca ulang novel anak ini tidak 'merugikan' sebab ada kesan berbeda untuk meresapinya dengan kacamata orang dewasa. Di samping itu terdapat perubahan terjemahan karena menurut keterangan penerbit di bagian muka, semua dikembalikan pada ejaan Swedianya. Madita menjadi Madicken, Lisbet jadi Lisabet, Alma jadi Alva, Meti jadi Mattis, Tom menjadi Tore, dan Karin menjadi Kajsa adalah beberapa di antaranya.

Meski diperuntukkan anak-anak, karya Astrid Lindgren satu ini relatif 'berat' dan penuh sindiran. Misalnya mengenai Paman Nilsson yang ongkang-ongkang kaki atau mabuk sementara istri dan anaknya banting tulang sekadar untuk bertahan hidup. Kalau dulu kita mungkin 'termakan' cerita Abbe bahwa ia memiliki nenek canggah yang mewariskan resep kue manis dan sangat kaya sehingga mempunyai berlian sebanyak pasir di pantai, sekarang kita dapat melihat dua opsi:

1. Cerita Abbe benar. Nenek canggah (mungkin dari pihak ayahnya?) ini memang kaya namun hidup mereka kini ambruk secara ekonomi karena sikap pemalas Paman Nilsson.

2. Abbe mengarang cerita bahwa nenek canggahnya itu berkecukupan, supaya ia dapat bertahan dalam himpitan kemiskinan dan segala problematikanya.

Madicken yang masih kanak-kanak dapat bersikap dewasa, menasihati Alva agar tidak terbawa emosi dan jatuh cinta pada Berg si pembersih cerobong tampan yang telah punya lima anak. Ia juga berempati pada Mia yang dipukuli kepala sekolah di depan seluruh kelas karena mencuri. Madicken membayar kembali organ tubuh Bibi Nilsson yang digadaikan untuk membayar utang, dengan uang hadiah lotre. Karakternya sangat natural, terutama ketika ia dapat 'menegosiasikan' si bayi Kajsa yang hendak diambil Lindvist dengan anak kucing dan langsung menangis terisak-isak karena shock.

Papa Jonas [ayah Madicken] tidak pernah pergi ke gereja seperti halnya Paman Nilsson. Bedanya, ayah Madicken berlaku sangat baik [termasuk mengajak Alva ke pesta dansa meski Ibu Wali Kota tak menyukai kehadiran pembantu di acara tersebut] sedangkan Paman Nilsson tak jera mabuk-mabukan dan sempat mencelakakan anaknya sendiri karena itu. (rini)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ANAK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 32075375

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit