Ocehan Si Mbot; Gilanya Orang Kantoran Cetak E-mail
(1 vote)
Judul : Ocehan Si Mbot; Gilanya Orang Kantoran
Penulis: Agung si 'Mbot’ Nugroho
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2008
Genre : Humor
Tebal: 242 Halaman 
ISBN: 978-979-22-4046-7
Ocehan Si Mbot; Gilanya Orang Kantoran

 

 

 

 

 

 

Dunia kerja ternyata tidak kalah heboh dengan dunia remaja, karena ternyata dunia itu lebih mirip tempat bermain, tempat para penghuninya bergosip, cari muka, saling berkirim email iseng cela-celaan, curi-curi pandang dengan anak baru, pokoknya apapun, kecuali kerja. Pernyataan ini bukanlah akal-akalan atau sambil lalu, tetapi penilaian yang didapat dari pengalaman si Mbot bergelut di beberapa Taman Kubikel.

Taman kubikel adalah istilah yang dipakai paksa untuk menggantikan sebutan tempat berkumpulnya makhluk kubikel, yaitu kantor. Kubikel sendiri diambil dari kata cubicle, yang di perkantoran diartikan sebagai sekat-sekat yang membagi ruangan. Keadaan Taman Kubikel yang dihuni oleh makhluk dengan tindak tanduk aneh bin ajaib, tak pernah luput dituangkan ke dalam blog yang beralamat http://mbot.multiply.com, milik penggila blog bernama lengkap Agung Nugroho.

Salah satu tempat yang menjadi latar penggambaran dari kegokilan si penulis adalah LOBI. Nah, istilah lobi digunakan sebagai awal dari masuk tidaknya seseorang ke dunia perkantoran, dan salah satunya penentunya adalah wawancara dan tes psikologis. Sebagai lulusan psikologis, Mbot sempat terjun sebagai pewawancara calon karyawan, dan konyolnya, juga pernah disuruh mengikuti psikotes. Psikolog mengerjakan tes psikologi?

Dari pengalamannya membuat tes-tes psikologi semasa menjadi mahasiswa magang, otomatis tanpa kesulitan dia dapat mengerjakan tes yang hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

“Gue menyelesaikan Wartegg, DAP, dan Baum secara baik dan benar. Berani taruhan iris kuping bahwa psikolog mana pun yang menganalisisnya akan menyimpulkan bahwa penggambarannya adalah orang yang percaya diri, namun rendah hati, ramah terhadap tetangga, hidup normal dan teratur, serta tentunya nggak gampang tergiur kalau ditawari pindah kerja” [hal 23]

Selain sebagai “korban” tes, Mbot juga pernah bekerja sebagai pewawancara, dan menemukan berbagai pelamar  ajaib, yang kemudian memunculkan teori “enam JANGAN saat wawancara kerja”. Walaupun buku ini hampir 90% berisi canda, tetapi jangan sepelekan tips-tipsnya. Keenam JANGAN ini bisa dijadikan bahan pertimbangan yang cukup mumpuni ketika melamar ke sebuah kantor, meskipun tetap saja contoh kasus yang dipakai memancing cekikikan tiada henti.

Tempat selanjutnya yang menjadi sasaran latar segala tragedi adalah LIFT. Salah satu hal terheboh yang terjadi di kotak lift adalah wanita cantik berjulukan si Kriwil. Perempuan ini adalah pekerja di kantor kosmetik yang berada dua belas lantai di bawah kantor Mbot. Mengingat kantor Mbot adalah bank pasar, maka hampir sebagian besar penghuni kantor Mbot adalah para pria yang selalu kekurangan vitamin C [Cewek]. Dengan lift yang selalu gerak naik-turun [iya laaaah!], otomatis setiap kali menggunakannya, para pekerja bank pasar selalu berharap lift berhenti di lantai 6 dan mengangkut makhluk cantik barang sebiji dua biji [beuh!!]. Dari kesekian perempuan yang sering keluar-masuk lift, Kriwil lah yang “dinobatkan” sebagai yang tercantik. Dan mencuat lah Insiden Kriwil [hal 50]

Selain Insiden Kriwil, kehebohan juga terjadi ketika jelang menyambut tujuh-belas Agustus. Tercebur sebagai salah satu panitia, membuat Mbot harus pontang-panting dengan segala persiapan Nine Deadly Challenges [hal 57], sebutan untuk kesembilan lomba yang mematikan. Tidak hanya bagi peserta, tapi lomba juga menjadi bumerang mematikan bagi panitia.

Di dalam kubikel, kotak berdinding tiga yang menjadi tempat setiap penghuni kantor berhadapan dengan komputer, juga tidak luput dari aksi yang tak patut diteladani. Ketika seorang pegawai rela menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer dengan alasan banyak email yang harus dibalas, jangan lantas meyakini bahwa dia pegawai yang andal karena berdasarkan hasil survey yang dilakukan si Mbot menunjukkan prosentase tertinggi email dari para pegawai berbunyi “Teruskan email ini sebanyak-banyaknya untuk memperingatkan rekan-rekan Anda akan adanya bahaya”. Yang intinya adalah para makhluk kubikel sangat gemar mem-forward email-email bernada SPAM.

Kemampuan si Mbot dalam berimajinasi dalam sebagian tulisannya dapat membuat pembaca tertawa. Salah satu kegilaan imajinasinya tergambar pada sebuah iklan bank yang menggunakan gaya promosinya dengan pemberian hadiah 1 karton mi instan setiap setoran awal 100 ribu.

Seorang pengusaha sukses, pake jam Armani, jam rolex, kacamata bingkai emas, dan sepatu Aigner menghampiri Customer Service Bank M“Mbak, saya mau buka rekening di bank ini…”

……

“Sekalian, saya mau buka juga untuk dua anak saya”“Baik Pak, silakan diisi formulirnya”

……

“Hendak masukkan setoran awal berapa, Pak?”“Taruh masing-masing rekening 100 juta deh, Mbak, sekalian buat jajan anak-anak saya”

……

“Sudah, Pak. Terima kasih telah menggunakan jasa perbankan kami” “Sama-sama. Selamat Siang.” “Tunggu sebentar, Pak.” “Ya?” “Karena Bapak telah membuka tiga rekening dengan setoran awal masing-masing di atas 100 ribu rupiah, maka….TADAAA! Bapak berhak mendapat TIGA KARDUS MI INSTAN. Kardusnya perlu diikat rafia, Pak, biar bawanya gampang, gitu?” [hal 119-120]

Setelah tuntas dengan aktivitas di kantor, langkah kaki akan terasa sangat ringan begitu menjejakkan kaki ke JALAN RAYA dengan diiringi hembusan nafas lega. Tetapi bukan berarti jalan raya bebas keanehan karena di sini juga tempatnya sebagian makhluk kubikel ini mengekspresikan keajaiban mereka dengan berusaha membuktikan bahwa zama sekarang, sepeda bias lebih cepat daripada mobil. Gilanya, seringkali mereka benar!

Tanpa meninggalkan sentilannya, Mbot menuangkan segala pikiran yang terinspirasi dari sekitar menjadi tulisan yang mudah untuk diserap. Tidak serius, tetapi juga bukan komedi ala kadarnya, karena banyak kearifan yang bias dipetik dari setiap cerita. Dan sebuah gelar yang diberikan Ninit Yunita pasti akan mendapat persetujuan bersama, adalah Mbot is Dangerously Funny. (Sinta)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
HUMOR

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 31883689

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit