Naked Traveler 2, the Cetak E-mail
(1 vote)
 Melanjutkan Kisah Sejati Bertualang

The Naked Traveler 2Catatan The Naked Traveler 2 di mata seorang pembaca non peminat jalan-jalan:

Wajah baru

Dibandingkan yang pertama, buku ini lebih tebal dan kemasan luarnya lebih mencolok dengan warna hijau stabilo. Jarak yang cukup antara penerbitan buku perdana dengan yang kedua memberikan peluang guna menghadirkan sesuatu yang lebih segar, lebih mendalam, dan cerita-cerita yang lebih variatif.

Personal

Berhubung dibungarampaikan dari konten blog, tidak mengherankan apabila Trinity menulis secara ceplas-ceplos. Blak-blakan soal berbikini untuk menghemat stok pakaian dalam perjalanan, enteng menguak profil dan kebiasaan sobat-sobat traveling-nya [nama mereka itu asli atau samarankah?], blak-blakan menyoal pihak keamanan bandara Indonesia yang terkesan lebih takut maling dibanding teroris, namun masih minim dalam perfotoan dan kurang suka mengabadikan sosok dirinya di depan kamera. Dengan leluasa pula, Trinity mengemukakan bahwa ia acap kali menelusuri blog orang yang pernah bertemu muka dan menyatakan keterkejutannya atas ‘wujud’ sang penggemar jalan-jalan yang kini seutuhnya terjun di dunia travel writer.

Jalan-jalan

Mengapa jalan-jalan? Sebab di mata pembaca yang awam dan tidak begitu mafhum terminologi backpacker, pengalaman Trinity dalam buku ini intinya jalan-jalan dan liburan yang berarti ‘main’.

Sukabumi

Trinity mengaku bahwa ibunya berasal dari sana di hal. 81. Namun lokasi yang disambanginya berstatus villa keluarga dan terletak di wilayah kota, tentu saja tidak ada cerita bahwa ‘orang Bandung dilarang berenang atau main perahu di Pelabuhan Ratu’ [mungkin mitos itu sudah terlalu banyak diketahui masyarakat], sopir bus yang terbiasa uji nyali dengan menancap gas meskipun jalan jelek sementara jurang menganga di tepinya, dan hotel Samudra Beach.

India

Budaya dan tradisi adalah unsur yang paling menawan, khususnya yang berbau Asia. Mengenai tradisi yang masih dipegang erat bahwa 90% orang India menikah melalui perjodohan sudah lama diketahui [antara lain melalui wawancara Aishwarya Rai di Oprah Show], juga bahwa pakaian terbuka hanya mereka kenakan dalam film. Aslinya sih tidak Smile

Tunjuk arah monyong

Satu temuan: orang Filipina menunjuk sesuatu dengan memonyongkan mulut ke arah yang dimaksud.

Tujuan wisata karena tergiur film

Bahasan ini lumayan mengena, bahwa rata-rata orang tertarik datang ke suatu tempat setelah melihatnya dijadikan lokasi syuting film. Tentu saja, salah satunya adalah film The Beach dengan pantai hijau toska menawan. Ternyata dalam Legends of the Fall ada bidikan soal Indonesia yang digambarkan sangat primitif.

Jadi kru superstar

Kurang jelas apa posisi Trinity dalam rombongan ini, tapi menggelikan juga menyimak bahwa mereka yang ditunjuk sebagai petugas keamanan kerap ikut merangsek dan foto-foto dengan para seleb. Juga membaca kalimat ini, “Percaya atau tidak, hanya di Kota Jakarta dan Bandung di mana mereka semua bisa santai ke mana-mana. Mungkin karena orang-orang di kedua kota itu “jaim” kalau melihat artis.” [hal. 127].

Mislijk

Tersebab berasal dari blog, penyuntingan perlu menilik lebih jauh terkait hal-hal yang diutarakan berulang kali. Salah dua di antaranya, soal Trinity yang entah mengapa menarik perhatian pria-pria kulit hitam dan ‘hobi saya menantang adrenalin’. Profil penulis dan sinopsis yang sama-sama berada di belakang pun beda tipis, mengandung kalimat ‘traveling bukan yang indah-indah saja’. Di samping itu, lamanya Trinity di luar negeri berpotensi melontarkan kalimat atau diksi yang kurang mengindonesia, semisal ‘Karena orangtua saya berasal dari dua agama yang berbeda’ [hal. 284], yang maksudnya ‘memeluk’.

Malaysia

Trinity menyatakan kurang minat ke Kuala Lumpur dan, kalau tak salah, Malaysia. Entah mengapa.

Teguran terhadap penumpang pesawat sesama orang Indonesia

Harus diakui, orang Indonesia sering nakal dan memandang ‘peraturan dibuat untuk dilanggar’. Sikap tegas Trinity layak dicontoh, dan syukurlah..tidak ada ‘episode khusus TKI’ seperti dalam buku pertama yang relatif sensitif.

Identitas

Pertanyaan yang menghinggapi kepala akan seringnya Trinity mondar-mandir ke luar negeri terjawab di bab terakhir. (rini)

 

 

Judul : The Naked Traveler 2
Penulis: Trinity
Penerbit : B First
Tahun: 2009
Genre : Memoar Traveling
Tebal: 350 Halaman 
ISBN: 978-979-24-3870-3

 

 

 

 

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR TRAVELING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28777547

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit