Whoever You Are, I Love You Mom; Curhat Para Putri tentang Berdamai dengan Ibu yang Tak Sempurna Cetak E-mail
(2 votes)
Whoever You Are, I Love You Mom; Curhat Para Putri tentang Berdamai dengan Ibu yang Tak Sempurna
Judul : Whoever You Are, I Love You Mom;
 : Curhat Para Putri tentang Berdamai dengan Ibu yang Tak Sempurna
Penulis: Iris Krasnow
Penerjemah : Rahmani Astuti
Penerbit : Serambi
Tahun: 2008
Genre : Parenting
Tebal: 319 Halaman 
ISBN: 978-979-1275-45-3

 

 

 

 

 

 

 

"Kehidupan akan mendatangkan berbagai cobaan yang tak terelakkan, namun kamu tidak boleh hancur oleh hantaman dari luar. Kuatkan batinmu. Kamulah yang memegang kendali bagi kebahagiaanmu sendiri." (hal. 43-44)

Layaknya pernikahan dan kisah cinta, hubungan anak perempuan dan ibu kandung tidak selalu semanis permen atau mengalir seiring sejalan. Duri-duri itu dikemukakan dalam kejujuran yang lembut oleh Iris Krasnow, dimulai dari kisahnya sendiri. Iris tidak pernah bisa merengkuh ibunya, wanita yang keras diakibatkan perjuangan bertahan hidup dan meloloskan diri dari Holocaust. Helene, sang ibu, mengganti nama dan menyamarkan identitas demi keselamatan. Ia memulai hidup baru di tanah yang sama sekali asing, namun kurang berhasil menjadi ibu yang penuh kasih. Maka, sebagaimana kebanyakan anak perempuan di dunia, Iris lebih dekat dengan ayahnya dan merasakan pukulan hebat tatkala lelaki itu meninggal dunia.

..Menurunkan harapan dapat mewujudkan kebahagiaan jangka panjang (hal. 45).

Orang bilang, dua orang perempuan yang sama-sama sudah dewasa sulit berbagi di bawah satu atap. Buku Iris mengukuhkan pameo tersebut. Sebagai makhluk yang sensitif dalam segala liku dan perilakunya, tidaklah mengherankan apabila seorang wanita kerap sukar berinteraksi sehat dengan ibunya. Bahkan sejak memasuki usia remaja, seorang anak perempuan acap kali mengalami letupan dan benturan dengan sang ibu.

Mengapa banyak sekali responden yang digamit Iris untuk menuangkan kisah? Di samping membuka hatinya sendiri, Iris mengemas dengan sedemikian rupa sehingga pengalaman narasumber yang berlainan latar belakang dan persoalan tersebut tidak berjejalan. Namun tidak pula sekadar beda-beda tipis belaka. Salah satu kontributor cerita ialah Chynna Phillips, penyanyi populer sampai awal tahun 90-an dengan duo Wilson-Phillips dan juga istri Billy Baldwin.

Iris tidak semata memberi ruang untuk menghamparkan kisah demi kisah. Ia menyelipkan renungan, petikan dari berbagai buku yang memperkaya cerita, ditambah pelajaran yang diraup bahkan oleh dirinya pribadi. Maka pengalaman dan tuturan para kontributor ditaut dengan empuk dan enak dibaca, ditambah bahasa yang bening menentramkan [tentu tak lepas dari peran Rahmani Astuti, sang penerjemah kampiun].

..bentakan seorang ibu bisa menarik otot-otot perut seorang anak, sedemikian rupa sehingga dia tidak bisa makan. (hal. 101).

Tidak semua anak dapat membicarakan ibu mereka dengan senyum dan kenangan manis. Ada ibu yang tidak pernah memuji atau membesarkan hati, dengan dalih ingin menguatkan mental anaknya. Ada ibu yang asyik dengan diri dan cita-citanya pribadi. Ada ibu yang gemar menghardik dan memberikan hukuman fisik. Ada ibu yang kerap dibanding-bandingkan oleh anaknya dengan ibu temannya. Ada pula ibu yang sampai lanjut usia pun masih mengkritik dan mencoba ikut campur urusan rumah tangga putrinya, seolah-olah ia anak kecil.

Menjadi ibu memang bukan tugas mudah. Ditambah berbagai perkara menyangkut keluarga yang tidak jarang menambah 'beban'. Misalnya dalam buku ini, ada ibu yang bercerai setelah menikah selama dua puluh lima tahun. Alhasil, anak perempuannya menangkap pengertian lain tentang cinta. Ia menilai tak ada cinta yang sejati dan patut diperjuangkan, maka ia memilih untuk melajang seumur hidup. Ketika seorang ibu tidak sengaja membunuh kucing kesayangan putrinya, sang anak tidak sanggup berkonfrontasi dan hanya berlari sambil meneriakkan isi hati keluar rumah. Hatinya terluka parah sebab sang ibu tidak menunjukkan penyesalan, apalagi minta maaf.

..kehidupan manusia dipenuhi dengan penderitaan karena kita cenderung menginginkan apa yang tidak kita miliki (hal. 119).

Apakah Iris mengajak pembaca menghakimi para ibu dan menyalahkannya sampai liang lahat? Menyalakan api kebencian dan tak pernah memadamkannya? Tidak. Iris menyodorkan realita bahwa hubungan yang berjarak dan tidak kompak melulu itu lumrah saja. Kita melipur batin dengan berbagai cara, untuk melakukan pemenuhan akan lapar emosional. Ada yang sempat mengalami gangguan pencernaan [dan jumlah kasus ini cukup signifikan], ada yang bergantung pada suami 'keibuan', ada yang meluangkan lebih banyak waktu untuk menyenangkan diri dan utamanya, melupakan. Karena memaafkan amatlah berat, jika tak hendak mengatakan 'mustahil'.

Seyogyanya, kita mengibaskan ekspektasi akan profil ibu yang serba ideal. Ibu yang mau mendengarkan setiap waktu, ibu yang menjaga privasi kita, ibu yang melontarkan dukungan positif, sekiranya itu tak dapat diperoleh. Beberapa responden mengambil keputusan untuk menjadikannya cermin. Bukan sebagai latar balas dendam, melainkan untuk memperoleh pelajaran berharga akan apa yang tidak sepatutnya dilakukan ketika mereka menjadi ibu pula.

..jangan menunggu kehidupan terjadi padamu, kamu harus keluar dan membuat hidup terjadi. (hal. 215-216).

Menerima diri sendiri dengan segala keterbatasannya [serta kelebihan yang perlu disadari pula] adalah sikap menyehatkan guna membenahi hubungan dengan ibu kita. Tidak usah lagi rendah diri karena ibu jauh lebih terampil, lebih tangkas, lebih pandai bergaul, dan sebagainya. Setiap individu dilahirkan berbeda, yang sedarah sekalipun.

Tentu saja buku ini memuat sisipan-sisipan dari psikolog dan psikiater terkemuka. Namun di tangan Iris, nukilan pemikiran Jung dan Freud diejawantahkan secara cair dan tidak mengusik kenikmatan mencerna. Kadang-kadang Iris menghadirkan sudut pandang ibu, mencuplik tokoh-tokoh dalam novel yang relevan, sehingga karyanya yang dialihbahasakan dari I am My Mother's Daughter ini kian berbinar.

Inilah satu dari sedikit buku parenting yang menonjol dan istimewa, di tengah riuhnya genre bacaan menyangkut pengasuhan anak, pendidikan dan kewanitaan. Menyeruak dalam berbagai buku yang mencitrakan ibu selaku sosok agung, serta menggedor mata hati. Sebab bagaimanapun juga, seorang ibu sejatinya ialah manusia yang tak luput dari khilaf. (rini)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (1)add comment

Aini said:

 
Sepertinya buku yg bagussmilies/smiley.gif thanks resensinya
November 20, 2009

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
PARENTING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28293002

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit