30 Hari Jadi Murid Anakku Cetak E-mail
(1 vote)
30 Hari Jadi Murid Anakku
Judul : 30 Hari Jadi Murid Anakku
Penulis: Mel
Penerbit : Akoer
Tahun: 2009
Genre : Parenting
Tebal: 224 Halaman 
ISBN: 978-979-103-816-4

 

 

 

 

 

 

Orang tua acap kali lupa, bahwa mereka pernah menjadi anak-anak. Mengarungi masa kecil dengan sukaria, penuh tanya, penuh rasa ingin tahu dan aneka 'problematikanya'. Orang tua sering kali abai, bahwa mereka harus senantiasa membekali diri dengan ilmu yang konkret tanpa perlu berpaling jauh-jauh dari keseharian dan lingkungannya. Cukup dengan menolehkan muka, memasang telinga, dan membuka hati lebar-lebar pada buah hati mereka.

Orang tua kerap mendudukkan posisi terlalu tinggi, meski memang anak-anak bukan teman pada masa tertentu. Namun menggenggam keyakinan bahwa orang tua selalu benar, selalu paling tahu 'hanya' karena lahir lebih dulu beberapa puluh tahun, sungguh keliru besar.

Sedari mula, selepas lembaran testimoni, Mel menggulirkan aneka cerita yang menghenyakkan. Bukan karena mengagetkan bak sambaran petir di siang bolong, melainkan karena banyak kebenaran dalam pesan yang terselip dan betapa mudah kita mengabaikannya. Tentang imajinasi, misalnya. Apakah salah bila anak memberi warna batang pohon selain coklat? Bagaimana ketika anak menanyakan apakah dan kapan ia memiliki anak pula, lalu orang tua mengumpamakannya dengan hadiah, sehingga si anak membayangkan akan mendapatkan anak keluar dari kotak kado?

Berangkat dari dialog-dialog simpel yang penuh makna, Mel mengajak kita merenung. Dengan bahasa yang bening dan 'menegur halus', ia bertutur seperti ini: “Tapi mungkin jika makin berumur, harusnya hati lebih sering dicek, ya. Fungsinya masih baik tidak. Karena ragam reminder luar tadi, makin tidak punya makna banyak jika si hati sendiri tidak punya fasilitas reminder. Buatku, semakin berumur, selain telinga dan daya ingat, hati akan juga berperan sebagai pengingat yang baik.” (Day 2, Reminder, hal. 42-43)

Dengan analogi kertas yang diolah sedemikian rupa, terpapar visi yang cukup jernih untuk mengenal dan memahami anak-anak sekaligus mengenali diri kita sendiri. "Semua tahu bahwa anak-anak memang lembaran kosong yang menunggu diisi. Ditulis. Dan seburuk apa pun aku, dengan semua kualitas minus yang tak patut dibanggakan, aku tetap tahu idealisme untuk memberi hal baik buat mereka. Layaknya menulis, si Penulis harus menguasai bahan yang akan dituliskan jika ingin hasilnya bagus. Bukan asal tulis. Bukan diisi dengan makian ala blog curhat yang sedang menuang kekesalan atau mengisi waktu senggang. Ini karya tulis. Karya tulis yang bisa jadi diterbitkan. Dibaca banyak orang. Lebih baik lagi jadi inspirasi buat banyak orang. Ke dalamnya aku ingin mengisi hal-hal baik." (hal. 47-48)

Banyak sudut pandang yang relatif baru dihadirkan dalam cerita demi cerita. Tentang si Sulung yang tetap percaya diri meskipun kurus, sebab tidak dihakimi soal kurus-gemuk asalkan sehat. Ihwal perhatian kecil yang sering tersingkir hanya karena alasan waktu, padahal sedikit sentuhan saja dapat menjadi energi. Juga kencan ibu-anak, yang kali lain berganti keberduaan anak dan ibunya sebab sang ananda letih sepulang sekolah. Selama ibunya menemani, buah hati Mel menghiburnya dan berusaha membuatnya tidak jemu.

Namun kisah paling bersinar dalam buku ini adalah Day 20: Anak. Secara lugas, Mel mengemukakan pendapat sebagai berikut: "Kehadiran anak-anak sepatutnya jadi sumber kebahagiaan orang tua, ya? Atau diharapkan dapat membahagiakan orang tuanya? Itu dua kalimat yang jadi berlainan artinya. Kalimat pertama menyiratkan bahwa orang tua berbahagia hanya karena keberadaan mereka. Tanpa berpamrih, mereka sudah cukup berbahagia karena "anak-anak itu adalah sumber kebahagiaan mereka". Kalimat kedua, tentu cukup jelas artinya. anak-anak secara tersirat dituntut berbuat sesuatu, diharapkan dengan demikian mereka dapat membuat orang tuanya berbahagia." (hal. 146-147).

Tidak berkepanjangan 'hujan embun' yang ditimbulkan tulisan Mel. Pembaca diajak tergelak dengan keluguan si kecil berlaku posesif atas ibunda, pula perhatiannya yang cermat akan detail bahkan pada cerita yang dibacakan. Bahan-bahan melimpah untuk berpikir dalam mengasuh anak dan memupuk upaya menjadi orang tua yang 'baik dan benar' dipungkas dengan syair Khalil Gibran, petikan puisi, dan dongeng anak yang manis sekali. Klasifikasi cerita tertata apik, hingga menyelubungi sedikit keganjilan dalam penyuntingan. Sangat disayangkan, tidak ada daftar isi. Mel sendiri hanya menggoreskan pesan tegas bahwa ia tidak menggurui siapa pun dengan bukunya ini, tanpa menorehkan profil singkat. Cara yang unik atas sebuah karya segar dan lebih dari sekadar menarik. (rini)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
PARENTING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29289252

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit