Layla Majnun; Pengantin Abadi dari Surga Cetak E-mail
(59 votes)
Judul : Layla Majnun; Pengantin Abadi dari Surga
Pengarang: Nizami
Penerbit : Kayla Pustaka
Tahun: 2009
Genre : Novel Sastra
Tebal: 236 Halaman
ISBN: 978-979-17997-2-0
Layla Majnun; Pengantin Abadi dari Surga

 

 

 

 

 

 

Cinta dapat membutakan akal sehat. Cinta dapat mengubah seseorang yang menjalani kehidupan dengan tenang dan "lurus" menjadi centang perenang. Demikian pula halnya pada diri Qays, yang mabuk kepayang pada seorang gadis seelok rembulan bernama Layla. Gayung bersambut, akan tetapi perilaku Qays yang gandrung tak tanggung-tanggung membuat keluarga Layla memilih menjaga kehormatannya dengan menjauhkan putri mereka. Makin terpukul batin Qays lantaran jantung hatinya direnggut, sehingga polahnya bagai orang bingung tak berkeputusan dan ia lebih dikenal dengan sebutan Majnun (gila).

Kisah cinta klasik buah karya Nizami (juga disebut Nizami Ganjavi) ini sudah tidak asing bagi penggemar sastra, khususnya dari Persia. Di samping telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa, Layla Majnun menjadi inspirasi bagi para musisi dan seniman sastra di belahan lain dunia. Sebut saja dramawan Shakespeare dengan Romeo and Juliet-nya yang tragis.

Dalam buku ini, perjalanan Layla dan Majnun dituturkan secara lengkap. Dengan bahasa yang lembut namun bening, Nizami memaparkan bahwa tiada hari tanpa mengingat Layla bagi seorang Majnun. Syair-syair indah muncul dari mulut dan pikirannya, tetapi ia telah terlena. Ayahnya mencoba melipur lara sang putra, namun kembali dengan tangan kosong. Nawfal mengulurkan persahabatan dan berusaha mendapatkan Layla dengan kekerasan, tetapi akhirnya mengerti bahwa Majnun tak pantas dibela mati-matian. Orangtua mana pun tak akan bersedia menyerahkan buah hati mereka kepada seorang lelaki yang tidak waras, sehingga ayah Layla berkata, “...Lebih baik tubuh putriku disantap anjing daripada dipeluk iblis terkutuk berbentuk manusia ini.” (hal. 94).

Novel ini sarat dengan madah di setiap bab, sehingga mungkin meletihkan bagi pembaca yang kurang menyukai uraian puitis. Namun dengan penghayatan penerjemah dan penyunting yang layak diacungi jempol, syair demi syair menjadi elemen penting khususnya untuk menggambarkan kecamuk hati banyak karakter dalam kisah ini. Misalnya ketika Syed Omri membujuk putranya untuk pulang, “..Apa gunanya penderitaan yang tiada berkesudahan ini? Apa manfaatnya bagi dunia? Apakah kau ingin menjadi tanggul sebuah sungai kecil yang tepian-tepiannya terus dikikis oleh banjir? Apakah kau ingin menjadi gunung yang merekah oleh gempa bumi?” (hal. 133).

Perumpamaan-perumpamaan yang digunakan dalam novel ini menjadi suplai pembelajaran baru dalam berolah diksi, misalnya "anting-anting jiwaku" dan "Akulah debu yang menempel di kakimu". Nuansa Persia yang dibawa serta Layla Majnun terjaga sangat baik.

Dari segi cerita, bukan keretakan batin Layla dan Majnun itu sendiri yang meruntuhkan airmata saya. Saya berpihak pada Syed Omri, yang terkoyak-koyak sanubarinya lantaran putra kesayangan memilih menggelandang tanpa benang selembar pun di antara para satwa rimba daripada berbakti kepada orangtua. Bahkan ketika ayah tercintanya ini wafat, Majnun hanya bisa menangis. Toh ia bersikeras memprioritaskan asmara kendati Layla telah menjadi istri orang. Sungguh, cinta bisa menjadi teramat egois dan kejam. (rini)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (1)add comment

ikal said:

 
sdh lama saya mau baca ini buku,
tpi di sini susah carinya,
bisa nggak bantuin, nnti sy transfer uangnya untuk dibelikan
trimssss
May 20, 2010

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL SASTRA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 32075681

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit