Me and My Parents 2; Papa Galak Fans Club Cetak E-mail
(1 vote)
Me and My Parents 2; Papa Galak Fans Club
Judul : Me and My Parents 2; Papa Galak Fans Club
Penulis: Rm. Nano, dkk.
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun: 2008
Genre : Kisah Nyata
Tebal: 14 Halaman 
ISBN: 978-979-21-1777-6

 

 

 

 

 

 

Setiap orang tua mengharapkan anak-anaknya patuh dan taat kepada semua aturan, perintah, dan keinginan orang tua. Namun, kadang kala orang tua tidak sadar bahwa aturan, perintah, dan keinginan mereka itu bertentangan dengan keinginan si anak. Atau, yang lebih mendalam, aturan-aturan orang tua itu menjadi beban batin yang membuat anak semakin lama semakin tertekan.

Orang tua merasa bertanggung jawab atas masa depan dan penghidupan yang layak untuk anaknya sehingga mereka bekerja membanting tulang mencari uang untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Namun, orang tua lupa, bahwa selain materi, anak-anak mereka juga memerlukan perhatian spiritual.

Di sisi lain anak merasa bertanggung jawab untuk berbakti kepada orang tua yang telah memberikan penghidupan yang layak untuk mereka sehingga semua aturan, perintah, dan keinginan orang tua akan dipenuhi oleh sang anak. Anak memendam semua keinginannya dalam hati yang makin lama menumpuk menjadi beban batin yang siap meledak.

Me and My Parents 2; Papa Galak Fans Club, buku kecil berukuran 12,5 x 19 cm ini  memaparkan kisah-kisah yang mendalam tentang hubungan batin antara anak dengan orang tuanya, terutama dengan sang ayah. Dalam salah satu kisah diceritakan bahwa peristiwa menyakitkan yang dialami seorang anak berusia TK masih membekas sampai anak itu remaja. Peristiwa menyakitkan itu disebabkan sang ayah melarang anaknya mengikuti lomba mewarnai gambar. "Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, namun efeknya sangat besar bagiku. Saat itu aku masih di TK. Kebetulan saat itu ada lomba mewarnai gambar. Aku ingin sekali megikuti lomba itu. Sebagian tema sekelasku juga ikut. Sebelum berangkat sekolah, aku mengutaraka keinginanku kepada bapak. Ternyata bapakku tidak merestui keinginanku. Aku sedih dan tidak mau sekolah. Ketika mobil jemputan datang, aku tetap duduk diam di teras rumah, tidak mau sekolah. Lalu bapakku marah. Ia membentakku, memaksaku masuk sekolah. Bapak juga beberapa kali memukul pantatku dan menarikku ke dalam mobil jemputan. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku sangat malu dan tertekan, karena kejadian itu disaksikan oleh teman-temanku yang ada di dalam mobil jemputan." (hal. 9-10)

Peristiwa di atas sering terjadi dalam keluarga kita atau lingkungan sekitar kita. Tapi apakah kita pernah memikirkan bahwa seorang anak bisa memendam "rasa sakit" yang luar biasa karena suatu peristiwa yang menyakiti perasaannya? Orang tua sering kali mengatakan, "Ah itu biasa, nanti juga dia akan segera lupa peristiwa itu."

Kisah-kisah dalam buku ini, akan membuka wacana bagi orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. Selain itu, orang tua juga harus berhati-hati ketika sedang marah-marah di depan anak-anak mereka. "Aku masih ingat kakak ketigaku pergi dari rumah lantaran dimarahi ayah. Aku tak tahu apa yang menjadi penyebab kemarahannya. Tapi jelas kepergian kakak membuat kedua orang tuaku bingung. Kejadian ini menambah keyakinanku bahwa ayahku memang seorang pemarah. Aku semakin takut lagi mendengar cerita ibu bahwa bahwa kakak pertamaku pernah diikat di pohon asam semalaman lantaran bermain hingga malam. Ketakutanku pada ayahku membuat aku takut pula untuk terbuka. Di rumah, aku hanya berani bicara seputar sekolah, tugas, dan kesehatan. Itu pun jika ada sangkut pautnya dengan orang tua. Masalah lain lebih sering kuceritakan pada teman-temanku. Aku merasa lebih leluasa berbicara dengan teman-temanku." (hal. 48)

Dengan demikian, perlu kita sadari kepatuhan anak terhadap orang tua, bukan semata-mata bakti anak pada orang tua, tetapi dapat pula merupakan rangkuman dari ketakutan anak terhadap otoritas ayah sebagai kepala keluarga.

Romo Nano, dkk., dalam buku ini bukan ingin memberi tahu kepada orang tua bahwa begitu banyak anak-anak yang tertekan karena ulah orang tua, melainkan ingin memberi solusi-solusi yang nyaman bagi memperbaiki hubungan orang tua dan anak yang sudah merenggang. (paska)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KISAH NYATA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29039342

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit